Jumat, 15 Mei 2026

Tentara Israel Tembakkan Peluru ke Warga Suriah yang Pertahankan Desanya

Penulis : Grace El Dora
21 Des 2024 | 23:49 WIB
BAGIKAN
Sebuah tank tentara Israel bermanuver di dekat Garis Alpha yang memisahkan Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi Israel dari Suriah di Majdal Shams, Rabu (11/12/2024). Tentara Israel menembakkan peluru hidup ke arah warga Suriah yang melakukan aksi protes di Provinsi Daraa barat daya. (Foto: AP/ Matias Delacroix)
Sebuah tank tentara Israel bermanuver di dekat Garis Alpha yang memisahkan Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi Israel dari Suriah di Majdal Shams, Rabu (11/12/2024). Tentara Israel menembakkan peluru hidup ke arah warga Suriah yang melakukan aksi protes di Provinsi Daraa barat daya. (Foto: AP/ Matias Delacroix)

DARAA, investor.id – Tentara Israel menembakkan peluru hidup ke arah warga Suriah yang melakukan aksi protes di Provinsi Daraa barat daya. Insiden itu melukai satu orang, beberapa jam setelah pasukan menyerang dan merebut dua desa pada Jumat (20/12/2024).

Mengutip sumber Anadolu pada Sabtu (21/12/2024), warga setempat di Daraa memprotes pendudukan tersebut. Mereka meneriakkan, “Israel, keluar”, sambil melambaikan bendera baru Suriah. Pasukan Israel dilaporkan menembaki pengunjuk rasa dari posisi tinggi di dekatnya, melukai satu orang.

Sementara itu, tentara Israel mengakui telah menembaki para pengunjuk rasa, dengan mengklaim bahwa mereka mencegah "ancaman" yang ditimbulkan oleh protes tersebut. Tentara Israel mengeklaim bahwa tembakan itu sesuai dengan prosedur, menembak seorang pengunjuk rasa di kakinya.

ADVERTISEMENT

Kedua desa yang direbut, Jamlah dan Maaraba, berada di Cekungan Yarmouk, provinsi Daraa, direbut Israel sebagai upaya pendudukan atas wilayah Suriah yang terus meluas menyusul runtuhnya rezim Partai Baath.

Sejak jatuhnya rezim pada 8 Desember, pasukan Israel meningkatkan serangan militer di Suriah, menghancurkan sisa-sisa infrastruktur militer dan memasuki wilayah yang sebelumnya merupakan zona demiliterisasi.

Baru-baru ini tentara Israel memperluas kendali di Dataran Tinggi Golan yang diduduki dan maju hingga 25 kilometer dari ibu kota, Damaskus.

Selain itu, Israel juga mengumumkan pembatalan perjanjian penarikan pasukan 1974 dengan Suriah dan mengerahkan pasukannya ke zona demiliterisasi di Dataran Tinggi Golan, wilayah yang diduduki Israel sejak 1967.

Langkah ini dikecam secara luas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah negara Arab.

Menurut Pasukan Pengamat Pelepasan PBB (UNDOF), zona demiliterisasi tersebut “memanjang sepanjang 75 kilometer dan lebarnya berkisar antara sekitar 10 kilometer di bagian tengah hingga 200 meter di bagian paling selatan”.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 48 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia