Jumat, 15 Mei 2026

Ekonomi Suriah Berangsur Bangkit Pasca Jatuhnya Rezim Assad

Penulis : Grace El Dora
26 Des 2024 | 11:19 WIB
BAGIKAN
Umat Kristen di ibu kota Suriah, Damaskus, merayakan Natal pada Selasa (24/12/2024) dengan mengadakan doa bersama di sejumlah gereja. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Umat Kristen di ibu kota Suriah, Damaskus, merayakan Natal pada Selasa (24/12/2024) dengan mengadakan doa bersama di sejumlah gereja. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

DAMASKUS, investor.id – Ekonomi Suriah berangsur bangkit pasca jatuhnya rezim Assad pada 8 Desember 2024. Perubahan ini membawa kelegaan nyata bagi warga dan ekonomi Suriah.

Warga Suriah mengatakan kejatuhan rezim tidak hanya menyingkirkan kekuatan penindas seperti militer, polisi, dan mafia. Tetapi titik balik ini juga menandai dimulainya babak ekonomi baru, kata mereka.

Di bawah pemerintahan baru, pembatasan ketat terhadap perdagangan mata uang kini telah dicabut. Dulunya, perdagangan yang dulunya dapat dihukum hingga tujuh tahun penjara bersamaan denda besar.

ADVERTISEMENT

Peraturan ekspor impor dipermudah dan upah pegawai publik meningkat hingga 300%, menurut pernyataan pemerintah. Bank-bank kembali dibuka dan bahkan panjangnya antrian di ATM di Damaskus menjadi pemandangan umum.

Harga komoditas seperti tepung, gula, dan bahan bakar mulai turun. Di bawah Assad, tentara yang berpenghasilan US$ 35 dolar AS atau hanya sekitar Rp 570.000 per bulan dilaporkan bertindak sebagai penegak mafia, memeras uang dari warga dan bisnis.

Saat rezim berkuasa pejabat tinggi mereka memonopoli bahan-bahan pokok, membuat harga meningkat melalui suap dan skema pasar gelap.

“Sejak 8 Desember, semuanya berubah 180 derajat,” ucap Wisam Bakdash, manajer generasi ketiga Bakdash Ice Cream di Al-Hamidiyah Souq yang ikonik.

"Warga berbelanja ketika mereka bahagia, namun rasa takut membuat mereka enggan membeli. Sekarang, keamanan ekonomi, masyarakat dan bahkan wajah mereka telah berubah, yang dulunya muram, sekarang tersenyum,” kata Bakdash seperti dikutip Anadolu, Kamis (26/12/2024).

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia