Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Sebut Ada Ledakan
ANKARA, investor.id – Seorang korban selamat dari kecelakaan pesawat Azerbaijan Airlines (AZAL) menyebutkan sempat ada ledakan sebelum pesawat mendarat. Pilot pesawat mencoba mendaratkan pesawat di Grozny, Chechnya sebanyak tiga kali namun kemudian terjadi ledakan di luar pesawat.
Hal itu disampaikan melalui rekaman audio yang dibagikan oleh saluran televisi Rusia RT.
Salah satu korban selamat bernama Subkhankul Rahimov menjelaskan, sesuatu meledak pada upaya pendaratan ketiga.
Ketika berusaha mengambil jaket pelampungnya, ia menemukan lubang di jaket tersebut yang disebabkan oleh serpihan ledakan. Ia juga mengungkapkan bahwa serpihan itu sempat mengenai tubuhnya setelah ledakan terjadi.
Rahimov menceritakan detail upaya pendaratan berulang tersebut.
Ketika ditanya apakah ledakan terjadi di dalam pesawat, Rahimov menjawab bahwa ledakan terjadi di luar dan merusak sebagian penutup pesawat.
"Para ahli dan spesialis akan memberikan penilaian mereka, tetapi ada ledakan. Pasti ada ledakan. Semua orang mendengar ledakan itu. Saya meraih jaket pelampung saya, berpikir – kita tidak pernah tahu di mana kita akan mendarat, lebih baik saya pakai jaket pelampung. Ketika saya mengambilnya, saya melihat ada lubang di jaket itu, disebabkan oleh serpihan," jelas Rahimov.
Setelah ledakan, kata dia, serpihan tersebut melintas di kakinya dan menembus jaket pelampung. Ia bahkan sempat mengambil foto kondisi tersebut.
"Para ahli harus menyelidiki, membuat kesimpulan, dan memutuskan apa yang sebenarnya terjadi," lanjut dia.
Kekasih seorang korban selamat lainnya, Zaur Mammadov, membagikan pesan teks yang diterima saat kecelakaan kepada media Rusia Readovka. Dalam pesan tersebut, Zaur mengatakan bahwa pesawat sedang jatuh. Setelah kecelakaan, ia mengabarkan dirinya selamat.
Zaur dirawat di rumah sakit dengan luka yang tingkat keparahannya belum diketahui. Saat ini, proses pemindahannya ke Rusia sedang diupayakan.
"Zaur penuh dengan memar, tetapi dalam keadaan sadar. Para penumpang sudah pasrah dengan kematian mereka (sebelum akhirnya pesawat mulai jatuh). Dan itulah akhirnya, separuh badan pesawat hancur,” ungkapnya kepada RT, sesuai dengan rekaman lokasi kecelakaan.
Pada Rabu, sebuah pesawat Azerbaijan Airlines (AZAL) dengan 67 orang di dalamnya, termasuk penumpang dan kru, yang melakukan perjalanan dari ibu kota Azerbaijan, Baku, menuju Grozny, mengalami kecelakaan di dekat Kota Aktau, Kazakhstan, di tepi Laut Kaspia.
Menurut otoritas Kazakhstan, kecelakaan tersebut menyebabkan 38 orang tewas dan 29 lainnya selamat. Setelah insiden itu, pemerintah Azerbaijan menetapkan Kamis (26/12) sebagai hari berkabung nasional.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


