Jumat, 15 Mei 2026

China Sebut AS Pakai Alasan Peretasan untuk Kenakan Sanksi

Penulis : Grace El Dora
6 Jan 2025 | 23:50 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (6/1/2025). China sebut AS menggunakan alasan "peretasan China" untuk menjatuhkan sanksi sepihak. (Foto: ANTARA/ Desca Lidya Natalia)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (6/1/2025). China sebut AS menggunakan alasan "peretasan China" untuk menjatuhkan sanksi sepihak. (Foto: ANTARA/ Desca Lidya Natalia)

BEIJING, investor.id – Kementerian Luar Negeri China menyebut Amerika Serikat (AS) menggunakan alasan "peretasan China" untuk menjatuhkan sanksi sepihak. Sebelumya, pemerintah AS menerapkan sanksi baru terhadap sejumlah perusahaan China.

"AS telah mempopulerkan apa yang disebut sebagai 'peretasan China' dan bahkan menggunakannya untuk menjatuhkan sanksi ilegal dan sepihak terhadap hak dan kepentingan China yang sah," papar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun yang baru dilantik di Beijing, China pada Senin (6/1/2025).

Adapun sejak 3 Januari 2025 Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (Office of Foreign Assets Control/ OFAC) Kementerian Keuangan AS telah menjatuhkan sanksi kepada Integrity Technology Group, Incorporated (Integrity Tech). Perusahaan keamanan siber tersebut berpusat di Beijing.

Pihak AS menduga perusahaan tersebut berperan dalam beberapa insiden peretasan jaringan komputer di AS. Peretasan dikaitkan dengan kelompok Flax Typhoon yang disebut sebagai kelompok siber jahat dari China yang aktif sejak 2021 dan menargetkan infrastruktur penting AS.

ADVERTISEMENT

"China telah menegaskan posisi kami lebih dari sekali. China selama ini dengan tegas menentang peretasan dan melawannya sesuai dengan hukum dan menjelek-jelekkan kami," tambah Guo.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia