Jumat, 15 Mei 2026

Trump Ingin Caplok Greenland, Kini Anaknya Sambangi Pulau Terbesar Itu

Penulis : Grace El Dora
8 Jan 2025 | 14:03 WIB
BAGIKAN
Putra sulung Presiden AS Donald Trump, Donald Trump Jr, selaku Executive Vice President Trump Organization menghadiri pra peluncuran Trump Residences Indonesia di kantor Marketing Gallery Trump Residences Indonesia, Jakarta (13/8/2019). (Foto: ANTARA/ Sigid Kurniawan/ pras)
Putra sulung Presiden AS Donald Trump, Donald Trump Jr, selaku Executive Vice President Trump Organization menghadiri pra peluncuran Trump Residences Indonesia di kantor Marketing Gallery Trump Residences Indonesia, Jakarta (13/8/2019). (Foto: ANTARA/ Sigid Kurniawan/ pras)

WASHINGTON, investor.id – Donald Trump menyatakan keinginannya untuk mencaplok Greenland. Kini anaknya, Donald Trump Jr., telah mendarat di pulau terbesar di dunia tersebut di tengah upaya presiden terpilih Amerika Serikat (AS) itu.

Trump terang-terangan mengungkapkan usulannya agar AS mengambil kendali Greenland yang kaya akan sumber daya mineral penting.

Putra sulung Trump tiba dengan pesawat jet pribadi keluarganya, menurut laporan siaran langsung media dari bandara setempat di Greenland pada Rabu (8/1/2025).

ADVERTISEMENT

“Greenland itu indah!!!” tulis Trump Jr. dalam unggahan di akun resmi di platform X, hari ini.

Adapun Trump akan resmi menjadi presiden AS ke-47 yang akan resmi menjabat dalam dua pekan ini. Lewat akun media sosial Truth Social miliknya, Trump mengonfirmasi putranya dan anggota timnya berada di Greenland, seraya menambahkan "sambutannya sangat bagus".

"Mereka, dan Dunia Bebas, membutuhkan keselamatan, keamanan, kekuatan, dan PERDAMAIAN! Ini adalah kesepakatan yang harus terjadi. MAGA. BUAT GREENLAND HEBAT LAGI!" unggah Trump, seperti dikutip kantor berita Sputnik.

Ketika Trump Jr. mendarat di Greenland, Perdana Menteri (PM) Denmark Mette Frederiksen menegaskan kembali kepada media lokal soal pulau itu dalam status tidak untuk dijual.

Greenland adalah koloni Denmark hingga 1953. Greenland tetap menjadi bagian dari kerajaan Denmark, tetapi menerima status otonomi dengan kemungkinan pemerintahan sendiri dan pilihan untuk independen dalam kebijakan dalam negeri pada 2009.

Trump pertama kali mengumumkan klaimnya atas pulau tersebut pada 2019, ketika ia menjalani masa jabatan presiden ke-45.

Lima tahun kemudian pada 2024, segera setelah memenangkan pemilihan presiden AS, Trump kembali menegaskan minatnya dengan menyebutnya sebagai "kebutuhan mutlak" bagi AS untuk memiliki Greenland.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia