Jumat, 15 Mei 2026

Uji Coba Rudal Hipersonik Baru Korut Dinilai Sukses

Penulis : Grace El Dora
8 Jan 2025 | 15:31 WIB
BAGIKAN
Korea Utara pada Selasa (7/1/2025) mengumumkan bahwa pihaknya berhasil melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah (IRBM) baru yang dilengkapi hulu ledak hipersonik. Negara tersebut mengeklaim sistem senjata ini mampu secara andal mencegah ancaman dari rivalnya di kawasan Pasifik. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Korea Utara pada Selasa (7/1/2025) mengumumkan bahwa pihaknya berhasil melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah (IRBM) baru yang dilengkapi hulu ledak hipersonik. Negara tersebut mengeklaim sistem senjata ini mampu secara andal mencegah ancaman dari rivalnya di kawasan Pasifik. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

SEOUL, investor.id – Uji coba rudal hipersonik baru Korea Utara (Korut) dinilai sukses oleh pemerintahnya. Pada Selasa (7/1/2025) pihaknya mengumumkan keberhasilan uji coba rudal balistik jarak menengah (IRBM) baru yang dilengkapi hulu ledak hipersonik.

Negara tersebut mengeklaim sistem senjata ini mampu secara andal mencegah ancaman dari rivalnya di kawasan Pasifik.

"Sistem rudal hipersonik ini akan secara andal menahan setiap musuh di wilayah Pasifik yang dapat mempengaruhi keamanan negara kami," ucap pemimpin Korut Kim Jong Un seperti dikutip Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA), Rabu (8/1/2025).

ADVERTISEMENT

Namun terkait hal ini, militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan klaim keberhasilan peluncuran rudal hipersonik oleh Korut dapat merupakan tipuan yang menimbulkan pertanyaan mengenai jarak terbang dan spesifikasi lainnya.

Sehari sebelumnya, pihak Korut menyatakan rudal tersebut terbang sejauh sekitar 1.500 kilometer (km) dengan kecepatan 12 kali kecepatan suara, selama uji coba yang diawasi oleh Kim Jong-un melalui sistem pemantauan.

Menurut KCNA. Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) pada Senin (6/1/2025) mengatakan rudal hipersonik yang diduga miliki Korut diluncurkan dari wilayah Pyongyang dan terbang sekitar 1.100 km sebelum jatuh ke Laut Timur.

Pemimpin Korut mengatakan pengembangan rudal seperti itu bertujuan untuk memperkuat pencegah perang nuklir negara tersebut. Sistem senjata yang dibuat itu tidak dapat direspons oleh siapa pun, katanya, sebagai kunci dari pencegahan strategis.

"Sistem ini mampu memberikan serangan militer serius kepada lawan sekaligus menerobos sistem pertahanan yang padat," sebut Kim.

Peluncuran rudal terbaru dari Korut kali ini menjadi provokasi pertama dalam sekitar dua bulan. Uji coba senjata baru ini dilakukan hanya sekitar dua pekan sebelum pelantikan presiden terpilih AS Donald Trump pada 20 Januari 2025.

Peluncuran tersebut juga terjadi di tengah kekacauan politik di Korsel yang dipicu oleh kegagalan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol. Bulan lalu Yoon menerapkan darurat militer, berujung pada pemakzulan dirinya oleh Majelis Nasional.

Adapun rudal hipersonik adalah salah satu senjata canggih yang dijanjikan Kim Jong-un untuk dikembangkan dalam kongres partai utama pada 2021, bersama kapal selam bertenaga nuklir, satelit mata-mata, dan rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat.

Pada pertemuan akhir tahun lalu, Kim mengatakan negaranya akan menjalankan strategi "pembalasan paling keras" terhadap AS. Ia juga menuduh kerja sama militer antara Korsel, AS, dan Jepang telah berkembang menjadi "blok militer untuk agresi".

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia