Pemimpin Yakuza Takeshi Ebisawa Mengaku Jual Beli Bahan Nuklir dan Narkotika
NEW YORK, investor.id – Seorang pemimpin sindikat kejahatan terorganisasi Jepang yakuza bernama Takeshi Ebisawa mengaku bersalah di pengadilan federal New York, Amerika Serikat (AS). Ia mengaku melakukan jual beli bahan nuklir dan konspirasi untuk perdagangan ilegal bahan senjata nuklir dan narkotika.
Bahan nuklir yang dimaksudkan mencakup uranium dan plutonium tingkat senjata dari Myanmar yang sebelumnya dikenal sebagai Burma, menurut jaksa penuntut di Manhattan, New York pada Rabu (8/1/2025).
Ia kemudian didakwa pada Februari 2024 dengan konspirasi untuk menjual material nuklir tingkat senjata dan narkotika mematikan dari Myanmar, serta untuk pembeliaan persenjataan militer atas nama kelompok pemberontak bersenjata, kata jaksa penuntut.
Takeshi Ebisawa telah mengakui konspirasi untuk membeli rudal permukaan ke udara (surface-to-air missiles/ SAM) buatan AS dan persenjataan berat lainnya, yang ditujukan untuk kelompok etnis bersenjata di Myanmar.
Ia juga memimpin penerimaan sejumlah besar heroin dan metamfetamin sebagai pembayaran sebagian untuk senjata tersebut, menurut Kantor Kejaksaan AS Manhattan.
Pemimpin dunia kriminal bawah tanah itu dan terdakwa lainnya, Somphop Singhasiri, sebelumnya telah didakwa pada April 2022 dengan pelanggaran perdagangan narkoba dan senjata api. Ini berujung pada penahanan kedua tersangka.
"Seperti yang diakuinya di pengadilan federal hari ini (Rabu), Takeshi Ebisawa secara terang-terangan menyelundupkan material nuklir, termasuk plutonium tingkat senjata, dari Burma. Pada saat yang sama, ia berupaya mengirim heroin dan metamfetamin dalam jumlah besar ke Amerika Serikat dengan imbalan persenjataan berat seperti rudal permukaan-ke-udara yang akan digunakan di medan perang di Burma," papar Penjabat Jaksa AS Edward Kim, menggunakan nama lain untuk Myanmar.
Jaksa menduga Ebisawa "tanpa malu-malu" memindahkan material yang mengandung uranium dan plutonium tingkat senjata, di samping narkoba, dari Myanmar.
Sejak 2020, Ebisawa membanggakan kepada seorang petugas yang menyamar bahwa ia memiliki akses ke sejumlah besar material nuklir yang ingin ia jual, dengan memberikan foto-foto material tersebut di samping penghitung Geiger yang merekam radiasi.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




