Lagi-lagi Israel Batasi Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
HAMILTON, investor.id– Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan Israel terus secara ketat membatasi upaya bantuan kemanusiaan di Gaza. Padahal, warga sipil menghadapi “tingkat kekerasan yang mengerikan” di tengah serangan yang masih berlangsung.
“Rekan-rekan kami dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan warga sipil Palestina mengalami tingkat kekerasan yang mengerikan akibat pertempuran yang terus berlanjut di seluruh Jalur Gaza,” tutur juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam konferensi pers seperti dikutip Anadolu, Kamis (9/1/2025).
Ia mengatakan PBB dan mitra-mitranya telah memberikan bantuan kepada lebih dari 2.000 keluarga di Gaza bagian selatan dan tengah antara 22 Desember hingga 4 Januari 2025.
“Kami juga membantu sekitar 200 keluarga di wilayah gubernuran Gaza itu sendiri,” sambungnya.
Namun, Dujarric mencatat otoritas Israel terus menolak upaya bantuan yang dipimpin PBB untuk mencapai wilayah gubernuran Gaza Utara, di mana warga Palestina telah terkepung selama lebih dari 90 hari.
Mengenai upaya pengiriman bantuan PBB yang gagal kemarin, Dujarric sempat berkomentar. “Kemarin di seluruh Gaza, otoritas Israel hanya mengizinkan empat dari delapan permintaan kami untuk pergerakan kemanusiaan yang terkoordinasi. Sisanya ditolak atau dibatalkan karena alasan keamanan atau tantangan logistik,” sambungnya.
Dujarric juga membacakan pernyataan Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini. Pihaknya memperingatkan krisis yang mengancam jika keputusan Israel untuk melarang lembaga tersebut berlaku.
“Keputusan ini akan berdampak buruk bagi orang-orang yang didukung oleh UNRWA,” tutur Lazzarini. Ia menyebutkan, hilangnya akses pendidikan bagi 700.000 anak serta runtuhnya layanan bantuan dan kesehatan penting.
Pada Oktober 2024, parlemen Israel Knesset mengesahkan undang-undang yang secara efektif melarang operasi UNRWA di wilayah Palestina yang diduduki. Larangan tersebut dijadwalkan mulai berlaku akhir Januari 2025, tiga bulan setelah undang-undang disahkan.
Israel menuduh beberapa pegawai UNRWA terlibat dalam serangan lintas batas pada 7 Oktober 2023 yang dilakukan oleh kelompok Hamas. Tuduhan ini dengan tegas dibantah oleh lembaga PBB tersebut.
PBB kembali menegaskan komitmennya terhadap netralitas, sementara warga Palestina percaya Israel bertujuan membubarkan UNRWA dan menghapuskan isu pengungsi.
Adapun UNRWA didirikan pada 1949, menyediakan bantuan bagi pengungsi Palestina yang terusir selama pembentukan negara Israel.
Saat ini, badan tersebut beroperasi di lima wilayah utama, Gaza, Tepi Barat, Yordania, Suriah, dan Lebanon, melayani hampir 5,9 juta pengungsi Palestina, menurut data yang dimilikinya.
Tentara Israel terus melakukan perang genosida di wilayah tersebut yang telah menewaskan hampir 46.000 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak 7 Oktober 2023, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






