Setidaknya 61 Ribu Terluka Akibat Gempa Tibet
BEIJING, investor.id – Setidaknya 61.500 orang terluka akibat gempat Tibet. Bencana di wilayah otonomi Tibet, China diakibatkan gempa berkekuatan Magnitudo 6,8 yang menggoyang daerah Tingri, Distrik Shigatse pada Selasa (7/1/2025), lapor China Central Television pada Kamis (9/1/2025).
Selain itu, akibat gempa di kedalaman 10 kilometer (km) atau 6,2 mil yang melanda wilayah otonomi Tibet itu menewaskan setidaknya 126 orang. Data ini menurut perhitungan hingga pukul 06:00 waktu setempat pada Rabu 22:00 GMT.
Sementara itu, Departemen Organisasi Komite Sentral Partai Komunis China telah mengalokasikan dana sebesar 50 juta yuan (sekitar US$ 6,8 juta atau sekitar Rp 109,8 miliar) untuk pemulihan daerah-daerah yang terdampak di Wilayah Otonomi Tibet.
Lebih dari 1.200 gempa susulan tercatat oleh ahli seismologi China setelah gempa mengguncang wilayah barat daya negara tersebut, lapor media China seperti dikutip Sputnik.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






