Jumat, 15 Mei 2026

Militer Israel Terus Gempur Tepi Barat

Penulis : Grace El Dora
9 Jan 2025 | 23:58 WIB
BAGIKAN
Seorang perempuan Palestina meengacungkan tanda V kepada tentara Israel yang lewat di depannya, dalam serangan drat di kamp pengungsi Tulkarem, tepi Barat, pada Rabu (17/01/2024). Retorika-retorika kasar Israel terhadap warga Palestina di Gaza, seperti "memerangi binatang manusia", menjadi komponen kunci gugatan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional dan bukti bahwa Israel berniat melakukan genosida. (AP Photo/Nasser Nasser)
Seorang perempuan Palestina meengacungkan tanda V kepada tentara Israel yang lewat di depannya, dalam serangan drat di kamp pengungsi Tulkarem, tepi Barat, pada Rabu (17/01/2024). Retorika-retorika kasar Israel terhadap warga Palestina di Gaza, seperti "memerangi binatang manusia", menjadi komponen kunci gugatan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional dan bukti bahwa Israel berniat melakukan genosida. (AP Photo/Nasser Nasser)

RAMALLAH, investor.id – Memasuki hari kedua serangan berturut-turut, militer Israel terus menggempur di Tulkarem, Tepi Barat pada Kamis (9/1/2025). Pasukan negara itu melakukan penghancuran sejumlah infrastruktur, menurut kesaksian warga Tepi Barat seperti dikutip Anadolu.

Pasukan Israel mengepung kamp pengungsi Nur Shams di kota tersebut dan melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah.

Saksi mata melaporkan militer Israel mengerahkan pasukan tambahan ke kamp tersebut. Buldoser militer menghancurkan infrastruktur di kamp pengungsi Nur Shams dan Tulkarem. Sedikitnya ada satu rumah diledakkan oleh pasukan militer Israel di tengah laporan adanya bentrokan dengan warga Palestina bersenjata di kamp Tulkarem.

ADVERTISEMENT

“Serangan itu adalah kejahatan baru yang menambah daftar panjang kejahatan Israel yang dilakukan untuk menyebarkan kekacauan dan kehancuran,” kata Gubernur Tulkarem Abdullah Kamil, Kamis.

Dia menambahkan, Israel berusaha melemahkan sumber daya Otoritas Palestina dengan menghancurkan infrastruktur, pasar, serta properti publik, dan pribadi.

Selama beberapa tahun terakhir, militer Israel secara rutin melakukan penggerebekan di Tepi Barat. Gempuran ini terus meningkat sejak perang di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023.

Selain itu, warga Palestina juga menghadapi serangan brutal oleh pemukim ilegal Israel. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, hampir 850 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 6.700 lainnya terluka akibat serangan militer Israel di wilayah pendudukan sejak saat itu.

Pada Juli 2024, Mahkamah Internasional (ICJ) menyatakan pendudukan Israel selama puluhan tahun atas tanah Palestina adalah ilegal. ICJ kemudian menuntut pengosongan semua permukiman yang ada di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia