Israel Dikabarkan Mau Tarik Pasukan dari Gaza, Usai “Dipaksa” Trump
YERUSALEM, investor.id – Israel dikabarkan akan menarik pasukannya dari Jalur Gaza. Kabar ini mencuat usai Israel mendapat tekanan dari Donald Trump yang akan menjabat sebagai Presiden AS pada 20 Januari 2025 mendatang.
Kabar tersebut diungkapkan Harian Israel Haaretz, yang melaporkan perkembangan positif mengenai konflik di Jalur Gaza. Harian tersebut bahkan menyebut ada alasan untuk tetap optimis atas beberapa bulan kesepakatan pertukaran sandera antara Israel dan Hamas.
Peringatan dari Trump adalah pemicunya. Trump disebut memaksa Hamas dan Israel untuk melaksanakan kesepakatan pertukaran sandera. Ini adalah upaya lebih lanjut untuk mengakhiri pertempuran jangka panjang.
Baca Juga:
Militer Israel Terus Gempur Tepi BaratSementara Kantor Berita Antara mengabarkan bahwa Israel dikabarkan setuju dengan rencana penarikan pasukan dari Jalur Gaza setelah negosiasi pertukaran tahanan dengan Hamas mencapai kemajuan.
Militer Israel telah menyetujui sejumlah rencana untuk segera menarik pasukan dari Jalur Gaza, sebagai respons atas kemajuan dalam negosiasi tersebut. Israel telah mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk penarikan pasukan melalui Koridor Netzarim, yang membagi Jalur Gaza menjadi dua bagian.
Militer Israel menyatakan kesiapan mereka untuk “mengevakuasi” pasukan. Mereka juga mengaku siap melaksanakan kesepakatan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, termasuk penarikan segera pasukan dari Jalur Gaza.
Sebelumnya, delegasi Israel dikabarkan akan melakukan perjalanan ke Qatar untuk melanjutkan negosiasi. Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu juga dilaporkan telah bertemu dengan Steve Witkoff, utusan khusus presiden AS terpilih Donald Trump.
Di sisi lain, harian Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa 90% perjanjian Israel-Hamas tentang pertukaran tahanan telah disepakati.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






