Korsel Mendekat ke ASEAN, Imbas Proteksionisme AS
SEOUL, investor.id – Korea Selatan (Korsel) akan berupaya mendekat ke ASEAN, sebagai imbas dari proteksionisme Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump yang baru dilantik. Korsel akan memperluas pertukaran ekonomi dan kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara untuk mengatasi perubahan yang diantisipasi dalam lingkungan perdagangan global, kata kementerian industri negara tersebut pada Kamis (23/1/2025).
Pihaknya menyampaikan hal ini setelah pemerintahan baru AS mengisyaratkan rencana untuk menerapkan langkah-langkah proteksionis.
Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korsel mengungkap visi tersebut dalam forum dengan para pakar perdagangan. Pihaknya menunjukkan, hampir 4.000 perusahaan Korsel saat ini beroperasi di 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
"Menjadi lebih penting dari sebelumnya untuk memperluas kerja sama ekonomi berorientasi masa depan dengan kawasan ASEAN, area utama di Global Selatan," papar Wakil Menteri Perdagangan Korsel Park Jong-won seperti dilaporkan kantor berita Yonhap, Kamis.
"Kementerian Perindustrian akan secara proaktif mengupayakan koordinasi antarpemerintah untuk memastikan operasi bisnis yang stabil bagi para pelaku usaha Korea di tengah lingkungan perdagangan yang berubah cepat," sambungnya.
Tak lama setelah menjabat, Donald Trump menandatangani memorandum tentang kebijakan perdagangan "America First". Dirinya menyerukan soal peninjauan ulang terhadap perjanjian perdagangan AS yang ada, yang dinilainya berpotensi memengaruhi ekspor Korea Selatan ke AS.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






