Jumat, 15 Mei 2026

Jepang Berusaha Sebanyak Mungkin Serap Tenaga Kerja Indonesia Berkualitas Tinggi

Penulis : Grace El Dora
25 Jan 2025 | 11:11 WIB
BAGIKAN
Ketua Kamar Dagang dan Industri Jepang (JCCI) Ken Kobayashi (tengah) beserta perwakilan petinggi delegasi kunjungan JCCI ke Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025) malam. (Foto: ANTARA/Nabil Ihsan)
Ketua Kamar Dagang dan Industri Jepang (JCCI) Ken Kobayashi (tengah) beserta perwakilan petinggi delegasi kunjungan JCCI ke Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025) malam. (Foto: ANTARA/Nabil Ihsan)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah Jepang berusaha sebanyak mungkin menyerap tenaga kerja Indonesia berkualitas tinggi. Kamar Dagang dan Industri Jepang (JCCI) menyatakan permintaan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) di Jepang terus meningkat, mengingat kebutuhan industri setempat akan pekerja berkualitas yang tetap tinggi.

“Di Jepang saat ini, tak hanya perusahaan besar saja, namun UKM (usaha kecil dan menengah) pun membutuhkan tenaga kerja. Ini menunjukkan permintaan untuk PMI yang terus tinggi,” papar Ketua JCCI Ken Kobayashi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025) malam.

Menurut Kobayashi, profesi yang lumrah menjadi tujuan penempatan PMI adalah caregiver serta pekerja di sektor konstruksi dan infrastruktur di daerah Tohoku, Jepang timur.

ADVERTISEMENT

Peran PMI untuk memenuhi permintaan tenaga kerja di Jepang pun semakin penting. Apalagi dengan populasi Jepang yang mulai menua (ageing society), kata Kobayashi, mengakibatkan kekurangan angkatan kerja.

Ketua JCCI pun mengharapkan supaya PMI yang ditempatkan di Jepang adalah pekerja-pekerja berkualitas tinggi yang siap bekerja, serta membantu memenuhi permintaan tenaga kerja di sana.

“Kami harapkan supaya PMI yang ditempatkan di Jepang dibekali dengan sangat baik sebelum berangkat supaya kualitas mereka meningkat dan mereka siap bekerja di Jepang,” tambahnya.

Kobayashi menyebut salah satu hambatan utama bagi PMI di Jepang adalah perbedaan bahasa dan kemampuan komunikasi. Ia juga menyebut masalah kebiasaan ataupun kesopanan sebagai faktor hambatan lain.

“Untuk mengatasi hambatan tersebut, terutama untuk kendala bahasa, kami mengakui bahwa kementerian terkait (di Indonesia) telah menyediakan fasilitas untuk menunjang kemampuan bahasa Jepang,” tambahnya.

Ketua JCCI mengaku, dalam kunjungannya ke Indonesia, delegasi JCCI pimpinannya telah bertemu Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam kesempatan berbeda.

Pada pertemuan tersebut, pihaknya membahas sektor-sektor industri dan usaha yang terbuka untuk penempatan PMI di Jepang, serta bagaimana memperlancar pembinaan dan pengiriman tenaga kerja dari Indonesia sebaik mungkin, kata dia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 41 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia