Jumat, 15 Mei 2026

Trump Tunda Tarif Baru untuk Meksiko Selama Satu Bulan

Penulis : Indah Handayani
4 Feb 2025 | 05:05 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

WASHINGTON, investor.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda penerapan tarif baru terhadap Meksiko selama satu bulan. Setelah pemerintah Meksiko setuju untuk memperketat pengawasan perbatasan utara dengan menambah 10 ribu anggota Garda Nasional.

Kesepakatan ini diumumkan pada Senin (3/2/2025) atau Selasa dini hari waktu Indonesia dan bertujuan untuk menekan arus perdagangan narkotika ilegal.

Selain itu, AS juga berkomitmen untuk mencegah penyelundupan senjata berkaliber tinggi ke Meksiko, sebagaimana disampaikan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum melalui platform X.

ADVERTISEMENT

Keduanya berbicara melalui telepon, hanya sejam sebelum tarif terhadap Meksiko, China, dan Kanada dijadwalkan berlaku, yang diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi besar, termasuk kenaikan harga bagi pelaku usaha dan konsumen di AS.

Trump mengumumkan AS dan Meksiko akan memanfaatkan jeda satu bulan ini untuk melakukan negosiasi lebih lanjut. "Saya menantikan perundingan ini bersama Presiden Sheinbaum guna mencapai kesepakatan terbaik bagi kedua negara," tulis Trump di media sosial Truth.

Sementara Sheinbaum menambahkan, pihaknya memiliki waktu satu bulan untuk bekerja dan meyakinkan satu sama lain bahwa ini adalah langkah terbaik ke depan.

Meski Meksiko mendapat penangguhan tarif, Trump tetap bersikap keras terhadap Kanada dan China. Tarif untuk kedua negara ini tetap dijadwalkan berlaku mulai Selasa (4/2/2025) pukul 12:01 pagi waktu setempat.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah berbicara dengan Trump dan akan mengadakan diskusi lanjutan. Namun, pejabat Kanada pesimistis mengenai kemungkinan adanya penundaan tarif seperti yang diterima Meksiko.

Dampak dari ketegangan perdagangan ini menyebabkan pasar keuangan global mengalami penurunan. Indeks S&P 500 sempat turun 0,6% sebelum kembali mengurangi kerugiannya setelah pengumuman jeda tarif untuk Meksiko. Mata uang peso Meksiko juga mendapat sedikit pemulihan setelah pengumuman tersebut.

Eropa Jadi Target

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 32 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia