Jumat, 15 Mei 2026

Trump Tunda Tarif Baru untuk Meksiko Selama Satu Bulan

Penulis : Indah Handayani
4 Feb 2025 | 05:05 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

Trump mengisyaratkan bahwa Uni Eropa (UE) bisa menjadi target tarif berikutnya, mengklaim bahwa blok tersebut kurang adil dalam perdagangan dengan AS. "Mereka tidak menerima mobil atau produk pertanian kami, sementara kami menerima hampir semua produk mereka," ujar Trump.

Namun, para pemimpin UE, yang bertemu di Brussel, menyatakan kesiapan untuk melawan jika AS benar-benar menerapkan tarif. Kanselir Jerman Olaf Scholz menegaskan bahwa UE bisa saja membalas dengan tarifnya sendiri, tetapi menekankan pentingnya mencapai kesepakatan perdagangan yang adil.

Ekonom memperingatkan bahwa tarif baru Trump dapat memperlambat pertumbuhan global dan menyebabkan lonjakan harga bagi konsumen AS. Kamar Dagang Internasional memperkirakan ekspor Meksiko bisa turun 10%, mengakibatkan penurunan 4% pada PDB negara tersebut dalam satu tahun. Kanada juga diperkirakan mengalami penurunan 2,6% dalam PDB akibat kebijakan ini.

ADVERTISEMENT

Di tengah ketidakpastian ini, harga minyak AS naik 0,5%, sementara harga bensin melonjak lebih dari 2%. Analis ING menyatakan bahwa penerapan tarif pada hampir setengah dari seluruh impor AS akan menuntut peningkatan produksi manufaktur domestik dalam jumlah besar—sesuatu yang sulit dilakukan dalam jangka pendek.

China dan Kanada sama-sama berencana menggugat kebijakan tarif Trump melalui badan perdagangan internasional. Sementara itu, Gedung Putih belum menjelaskan langkah-langkah spesifik yang harus diambil Kanada dan China untuk menghindari tarif tersebut.

Trump menegaskan bahwa sanksi ini akan tetap berlaku sampai berakhirnya status darurat nasional terkait fentanyl dan imigrasi ilegal. China menyebut krisis fentanyl sebagai "masalah Amerika" dan memperingatkan bahwa kebijakan ini bisa semakin memperburuk hubungan perdagangan global.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia