Jumat, 15 Mei 2026

Investasi Raksasa SoftBank di OpenAI Hampir Rampung

Penulis : Grace El Dora
7 Feb 2025 | 23:45 WIB
BAGIKAN
Tanda tangan di toko SoftBank Corp. di Distrik Ginza Tokyo, Jepang pada Rabu, 1 November 2023. (Foto: Kiyoshi Ota / Bloomberg / Getty Images)
Tanda tangan di toko SoftBank Corp. di Distrik Ginza Tokyo, Jepang pada Rabu, 1 November 2023. (Foto: Kiyoshi Ota / Bloomberg / Getty Images)

NEW YORK, investor.id – SoftBank hampir merampungkan investasi raksasa senilai US$ 40 miliar di OpenAI dengan valuasi pre-money sebesar US$ 260 miliar. SoftBank akan membayarkan pendanaan tersebut, yang berarti valuasi post-money menembus angka US$ 300 miliar untuk OpenAI, selama 12 hingga 24 bulan ke depan.

Pembayaran pertama akan dilakukan segera setelah musim semi tahun ini, seperti dikutip CNBC internasional pada Jumat (7/2/2025). SoftBank akan dapat mensindikasikan sebanyak US$ 10 miliar dari jumlah tersebut. Pendanaan baru tersebut berarti SoftBank melampaui Microsoft sebagai pendukung utama startup kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) tersebut. OpenAI terakhir kali dinilai sebesar US$ 157 miliar oleh investor swasta pada Oktober 2025.

Pendanaan tersebut awalnya diharapkan akan memberikan OpenAI valuasi sebesar US$ 340 miliar. Namun, seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kemudian mengatakan jumlahnya akan mendekati US$ 300 miliar.

ADVERTISEMENT

Sebagian dari pendanaan tersebut diharapkan akan digunakan untuk komitmen OpenAI terhadap Stargate, menurut sumber tersebut. Stargate adalah usaha patungan antara SoftBank, OpenAI, dan Oracle yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Januari 2025. Rencana tersebut menyerukan investasi miliaran dolar dalam infrastruktur AI Amerika.

OpenAI meluncurkan chatbot ChatGPT pada akhir 2022, yang mengawali persaingan AI generatif. Sejak saat itu, perusahaan tersebut telah bersaing secara agresif dengan perusahaan seperti xAI milik Elon Musk, serta Microsoft, Google, Amazon, Meta, dan Anthropic. Pasar AI generatif diprediksi akan mencapai pendapatan US$ 1 triliun dalam satu dekade.

Pendanaan terbaru tersebut muncul setelah SoftBank pada Senin (3/2/2025) berkomitmen untuk membelanjakan US$ 3 miliar per tahun untuk teknologi OpenAI bagi dirinya sendiri dan anak perusahaannya, termasuk desainer chip Inggris Arm.

SoftBank dan OpenAI juga mengumumkan usaha patungan (JV) yang disebut sebagai "SB OpenAI Japan". Perusahaan patungan ini yang akan memasarkan teknologi perusahaan OpenAI ke perusahaan-perusahaan di Jepang.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia