Jumat, 15 Mei 2026

Trump dan Putin Bahas Soal Mengakhiri Perang Ukraina

Penulis : Grace El Dora
10 Feb 2025 | 12:53 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di akhir konferensi pers di Istana Kepresidenan di Helsinki, Finlandia pada 16 Juli 2018. (Foto: AP/Alexander Zemlianichenko)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di akhir konferensi pers di Istana Kepresidenan di Helsinki, Finlandia pada 16 Juli 2018. (Foto: AP/Alexander Zemlianichenko)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui panggilan telepon. Trump dan Putin telah membahas soal mengakhiri perang di Ukraina.

Menurut laporan New York Post, ini adalah percakapan resmi pertama antara Putin dan presiden AS sejak awal 2022.

Sebelumnya, Trump telah berjanji untuk mengakhiri perang tetapi belum menjelaskan secara terbuka bagaimana ia akan melakukannya. Pekan lalu ia menyampaikan AS sedang berbicara dengan Rusia maupun Ukraina tentang penyelesaian konflik, tetapi ia tidak memberikan rincian tambahan.

ADVERTISEMENT

Dalam sebuah wawancara dari Air Force One pada Jumat (7/2/2025), Trump mengatakan dirinya lebih baik tidak mengatakan berapa kali ia dan Putin telah berbicara. Ia juga tidak mengungkapkan kapan percakapan terakhir itu terjadi.

"Ia (Putin) ingin melihat orang-orang berhenti sekarat," ucap Trump seperti dikutip Senin (10/2/2025).

“Banyak komunikasi berbeda yang muncul. Saya pribadi mungkin tidak tahu sesuatu, tidak menyadari sesuatu. Oleh karena itu, dalam kasus ini, saya tidak dapat mengonfirmasi atau membantahnya,” ungkap Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, lapor kantor berita Rusia TASS.

NBC News pada Minggu (9/2/2025) melaporkan Penasihat Keamanan Nasional AS Mike Waltz juga menolak untuk mengatakan kapan percakapan antara Trump dan Putin terjadi.

"Saya tidak akan mendahului presiden dan tentu saja ada banyak percakapan sensitif yang sedang berlangsung," kata Waltz.

KTT Trump-Putin?

Mengutip laporan Reuters pada awal Februari 2025, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) dipandang oleh Rusia sebagai tempat yang memungkinkan untuk KTT.

Dalam beberapa hari mendatang, sejumlah pejabat AS akan menuju Eropa untuk membahas perang tersebut termasuk Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio, Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth, Wakil Presiden (Wapres) AS JD Vance, dan utusan khusus AS untuk perang Ukraina Keith Kellogg.

Dalam wawancara NBC internasional, Waltz mengindikasikan Trump akan bersedia menggunakan sanksi dan tarif untuk membujuk Putin ke meja perundingan.

Waltz mengatakan pejabat AS dan Ukraina akan membahas akses Amerika Serikat ke sumber daya tanah jarang Ukraina sebagai kompensasi atas bantuan AS kepada sekutu Eropa Timur tersebut.

"Pembicaraan tersebut akan terjadi minggu ini," katanya.

Pada 14 Juni 2025, Putin menyampaikan persyaratan pembukaannya untuk segera mengakhiri perang. Ia mengatakan Ukraina harus menghentikan ambisinya masuk ke dalam keanggotaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan menarik pasukannya dari seluruh wilayah empat wilayah Ukraina yang diklaim dan sebagian besar dikuasai oleh Rusia.

Reuters melaporkan pada November 2024 Putin terbuka untuk membahas kesepakatan damai Ukraina dengan Trump tetapi mengesampingkan membuat konsesi teritorial besar. Ia juga bersikeras Ukraina meninggalkan ambisi untuk bergabung dengan NATO.

Trump dan Putin Bahas Soal Mengakhiri Perang Ukraina
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berjalan bersama di KTT G20 di Osaka, Jepang, pada 28 Juni 2019. (Foto: AP/ Susan Walsh)

Pemerintah Rusia telah berulang kali mendesak kehati-hatian atas spekulasi tentang kontak dengan tim Trump mengenai kemungkinan kesepakatan damai.

Kepala komite urusan internasional parlemen Rusia Leonid Slutsky pada Kamis (6/2/2025) mengatakan persiapan untuk pertemuan semacam itu berada pada tahap lanjutan. Kantor berita negara RIA melaporkan pertemuan semacam itu dapat terjadi pada Februari atau Maret 2025.

Putin terakhir kali berbicara dengan mantan Presiden AS Joe Biden pada Februari 2022, sesaat sebelum Putin memerintahkan ribuan pasukan ke Ukraina.

Jurnalis Washington Post Bob Woodward dalam bukunya yang dirilis 2024 berjudul "War" melaporkan Trump telah melakukan percakapan langsung sebanyak tujuh kali dengan Putin setelah ia meninggalkan Gedung Putih pada 2021.

Trump merespons ketika ditanya apakah itu benar, dalam sebuah wawancara yang dikutip Bloomberg pada 2024. "Jika saya melakukannya, itu adalah hal yang cerdas," katanya. Namun Rusia membantah laporan Woodward.

Reuters, The Washington Post, dan Axios secara terpisah melaporkan Trump dan Putin telah berbicara pada awal November 2024. Kremlin juga membantah laporan tersebut.

Pada Jumat (7/2/2025), Trump mengatakan ia mungkin akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pekan ini untuk membahas cara mengakhiri perang. Zelensky mengatakan kepada Reuters, dirinya ingin Ukraina memasok tanah jarang dan mineral lain kepada Amerika Serikat (AS) sebagai imbalan atas dukungan finansialnya terhadap upaya perang tersebut.

Putin mengirim ribuan pasukan ke Ukraina pada 2022. Presiden Rusia itu menyebutnya sebagai "operasi militer khusus" untuk melindungi penutur bahasa Rusia dan melawan apa yang ia katakan sebagai ancaman serius bagi Rusia dari potensi keanggotaan Ukraina di NATO.

Sementara itu otoritas Ukraina dan para pendukungnya dari Barat, yang dipimpin oleh AS, mengatakan invasi tersebut merupakan perampasan tanah ala kekaisaran. Pihaknya berjanji untuk mengalahkan pasukan Rusia.

Adapun Rusia telah menguasai sebagian wilayah Ukraina yang luasnya hampir sama dengan negara bagian Virginia di AS. Pihaknya bergerak maju dengan kecepatan tertinggi sejak awal invasi pada 2022, lapor Reuters.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia