PM Prancis Bayrou Kembali Hadapi Mosi Tidak Percaya
ISTANBUL, investor.id – Perdana Menteri Prancis Francois Bayrou menghadapi mosi tidak percaya baru pada Senin (10/2/2025). Keputusan ini diambilnya setelah Bayrou menggunakan Pasal 49.3 Konstitusi Prancis untuk meloloskan bagian kedua dari anggaran Jaminan Sosial 2025.
Namun pemerintahannya diperkirakan akan bertahan karena Partai Sosialis dan kelompok sayap kanan jauh National Rally menolak mendukung mosi tersebut, sebut laporan Franceinfo. Mosi itu diajukan oleh La France Insoumise (LFI) dan sebagian kelompok sayap kiri, kecuali Partai Sosialis. Selanjutnya, hal ini akan dibahas di Majelis Nasional mulai Senin pukul 14.00 waktu setempat.
Fokus utama mosi tersebut adalah bagian kedua dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendanaan Jaminan Sosial 2025, yaitu bagian yang berkaitan dengan pendapatan. Langkah ini menyusul keputusan Bayrou pada Rabu (3/2/2025) lalu untuk mengesampingkan persetujuan parlemen dalam bagian anggaran yang mengatur pendapatan negara.
Pekan lalu, Bayrou telah berhasil bertahan dari dua mosi tidak percaya yang dipimpin oleh LFI dan sekutunya, terutama karena Partai Sosialis dan National Rally memilih untuk tidak memberikan suara.
"Lebih baik memiliki anggaran yang buruk daripada tidak ada anggaran sama sekali," kata pemimpin Partai Sosialis, Olivier Faure seperti dikutip Anadolu, Senin.
Partai Sosialis telah mengisyaratkan niatnya untuk mengajukan mosi tidak percaya sendiri di kemudian hari berdasarkan Pasal 49.2 Konstitusi, setelah seluruh proses anggaran selesai.
Dengan Bayrou yang telah dua kali lolos dari mosi tidak percaya dalam sepekan terakhir, mosi terbaru ini diperkirakan tidak akan berhasil tanpa dukungan dari Partai Sosialis dan National Rally. Ia diprediksi akan tetap menjabat setelah Majelis Nasional melakukan pemungutan suara atas mosi tersebut pada Senin malam.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

