Wapres AS Kritik Pendekatan UE untuk Regulasi AI
ANKARA, investor.id – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance melontarkan kritik atas pendekatan Uni Eropa (EU) terhadap regulasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI). Vance mengatakan, regulasi semacam itu dapat "membunuh industri transformatif".
"Kami percaya regulasi berlebihan terhadap sektor AI dapat membunuh industri transformatif, tepat saat industri tersebut mulai berkembang, dan kami akan melakukan segala upaya untuk mendorong kebijakan AI yang pro-pertumbuhan," kata Vance pada pertemuan puncak AI yang diadakan di Paris, Prancis pada Selasa (11/2/2025).
"Dan saya ingin melihat nuansa deregulasi itu muncul dalam banyak percakapan konferensi ini," imbuhnya seperti dikutip Anadolu, Rabu (12/2/2025).
Adapaun industri transformatif yang disebutkan Vance merujuk pada sektor atau bidang usaha yang membawa perubahan besar dalam cara kerja, produksi, atau layanan di masyarakat.
AI dianggap sebagai industri transformatif karena memiliki potensi untuk merevolusi berbagai sektor. Misalnya sektor manufaktur, kesehatan, keuangan, dan komunikasi, dengan meningkatkan efisiensi, otomatisasi, dan inovasi.
Wapres Vance menekankan pemerintah AS ingin bekerja sama dengan EU. "Namun untuk menciptakan kepercayaan semacam itu, kita memerlukan rezim regulasi internasional yang mendorong terciptanya teknologi AI daripada mencekiknya," ucapnya.
Dia meminta negara-negara Eropa untuk memandang batas baru ini dengan optimisme, daripada dengan gentar. Ia mencatat, saat ini pemerintah AS mengembangkan rencana aksi yang menghindari rezim regulasi yang terlalu berhati-hati.
Vance mengatakan AS tidak dapat dan tidak akan menerima pertimbangan beberapa negara
"(Beberapa negara) sedang mempertimbangkan untuk memperketat pengaturan pada perusahaan teknologi AS dengan jejak internasional," kata Vance.
Ia juga mengancam peraturan internasional yang dinilainya memberatkan, mengingat fakta banyak perusahaan AS dirugikan.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






