Jumat, 15 Mei 2026

1 Ton Bom Buatan AS Tiba di Israel

Penulis : Grace El Dora
17 Feb 2025 | 13:34 WIB
BAGIKAN
Warga Palestina berkumpul untuk melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Omari yang rusak akibat operasi udara dan darat militer Israel di Kota Gaza, Jumat (14/2/2025). (Foto: AP/ Jehad Alshrafi)
Warga Palestina berkumpul untuk melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Omari yang rusak akibat operasi udara dan darat militer Israel di Kota Gaza, Jumat (14/2/2025). (Foto: AP/ Jehad Alshrafi)

ISTANBUL, investor.id – Pengiriman 1 ton bom buatan Amerika Serikat (AS) tiba di Israel. Menurut laporan kantor berita Rusia Sputnik, pengiriman bom berat ini sempat ditunda semasa pemerintahan mantan presiden AS Joe Biden.

Sebuah kapal yang mengangkut bom MK-84 seberat 2.000 pon atau hampir 1 ton menurunkan muatannya ke puluhan truk di Pelabuhan Ashdod, Israel untuk dibawa ke pangkalan-pangkalan udara negara tersebut.

"Bom yang dikirim oleh pemerintahan (Presiden AS Donald) Trump itu, yang tiba di Israel malam ini, adalah aset penting bagi Angkatan Udara dan IDF (angkatan darat) dan menjadi bukti semakin kuatnya aliansi antara Israel dan Amerika Serikat," ungkap menteri pertahanan negara itu, Israel Katz, pada Senin (17/2/2025).

ADVERTISEMENT

Pemerintah AS di bawah kepemimpinan presiden Biden menunda pengiriman bom tersebut pada akhir Mei 2024. Saat itu Israel melancarkan serangan darat di Rafah, kota di Gaza Selatan.

Sejak Israel melancarkan perang di Jalur Gaza, Palestina pada Oktober 2023, lebih dari 76.000 ton peralatan militer telah dikirim ke Israel dengan 678 pesawat angkut dan 129 kapal. Senjata ini sebagian besar berasal dari AS, menurut catatan Kementerian Pertahanan Israel.

Penggunaan bom berat oleh Israel dikaitkan dengan peristiwa pengeboman Rumah Sakit Baptis Al Ahli di Gaza yang menewaskan lebih dari 470 orang pada Oktober 2023.

Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas mulai diberlakukan di Gaza pada 19 Januari 2025. Kesepakatan ini telah menghentikan perang yang telah menewaskan lebih dari 48.200 warga Palestina itu.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia