Menlu AS Sebut Pidato Wapres Vance Ditolak Banyak Pihak
WASHINGTON, investor.id – Pidato Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS) JD Vance ditolak banyak pihak, kata Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio. Ia mengaku, banyak pihak di Eropa tidak menyukai pidato Vance di Konferensi Keamanan Munich yang berlangsung pada 14-16 Februari 2025.
Namun, Rubio mengingatkan para mitra selayaknya harus dapat berbicara dengan lugas dan jujur satu sama lain tanpa ada perasaan tersingung, terhina, atau kesal.
"Saya berbicara dengan para menlu dari berbagai negara di seluruh Eropa. Banyak dari mereka mungkin tidak menyukai pidato tersebut atau tidak setuju dengan pidato tersebut," ungkapnya seperti dikutip Sputnik, Senin (18/2/2025).
"Namun mereka terus berinteraksi dengan kami dalam berbagai isu yang mempersatukan kami,” lanjut Rubio dalam wawancaranya dengan CBS seperti dikutip RIA Novosti di Washington. Ia menekankan, mitra dan sekutu harus dapat berbicara secara jujur satu sama lain dalam forum terbuka tanpa merasa tersinggung, terhina, atau kesal.
Ia melanjutkan, situasi angkatan bersenjata negara-negara Eropa atau perekonomian mereka tidak menimbulkan kekhawatiran bagi AS. Tetapi berbeda dengan isu erosi dalam kebebasan berpendapat dan toleransi terhadap sudut pandang yang berlawanan di Eropa, katanya.
Sebelumnya, Vance berbicara di Konferensi Keamanan Munich pada Jumat (14/2/2025). Dalam ajang tersebut, Vance mengatakan para pemimpin Eropa mengabaikan warganya seolah-olah mereka adalah "hewan terpelajar" serta tidak mendengarkan suara para pemilih.
Vance juga mengemukakan para pemimpin Eropa menekan atau membatalkan pemilu hanya berdasarkan "kecurigaan kecil", seperti yang terjadi pada pemilihan presiden di Rumania.
Menurut Vance, ancaman terhadap Eropa bukan dari Rusia atau China, melainkan dari dalam Eropa sendiri. Hadirin mendengarkan Vance dalam diam dan nyaris tidak bertepuk tangan.
Belakangan, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah mendengarkan pidato Vance dan menyebut pidato wakilnya itu sebagai hal yang bagus, serta memperingatkan Eropa untuk berhati-hati.
Baca Juga:
lEditor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






