Jumat, 15 Mei 2026

Menlu AS Sebut Pidato Wapres Vance Ditolak Banyak Pihak

Penulis : Grace El Dora
17 Feb 2025 | 22:06 WIB
BAGIKAN
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyampaikan pidato selama KTT Aksi Kecerdasan Buatan di Grand Palais di Paris, Prancis, Selasa (11/2/2025). (Foto: Sean Kilpatrick/ The Canadian Press via AP)
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyampaikan pidato selama KTT Aksi Kecerdasan Buatan di Grand Palais di Paris, Prancis, Selasa (11/2/2025). (Foto: Sean Kilpatrick/ The Canadian Press via AP)

WASHINGTON, investor.id – Pidato Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS) JD Vance ditolak banyak pihak, kata Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio. Ia mengaku, banyak pihak di Eropa tidak menyukai pidato Vance di Konferensi Keamanan Munich yang berlangsung pada 14-16 Februari 2025.

Namun, Rubio mengingatkan para mitra selayaknya harus dapat berbicara dengan lugas dan jujur satu sama lain tanpa ada perasaan tersingung, terhina, atau kesal.

"Saya berbicara dengan para menlu dari berbagai negara di seluruh Eropa. Banyak dari mereka mungkin tidak menyukai pidato tersebut atau tidak setuju dengan pidato tersebut," ungkapnya seperti dikutip Sputnik, Senin (18/2/2025).

ADVERTISEMENT

"Namun mereka terus berinteraksi dengan kami dalam berbagai isu yang mempersatukan kami,” lanjut Rubio dalam wawancaranya dengan CBS seperti dikutip RIA Novosti di Washington. Ia menekankan, mitra dan sekutu harus dapat berbicara secara jujur satu sama lain dalam forum terbuka tanpa merasa tersinggung, terhina, atau kesal.

Ia melanjutkan, situasi angkatan bersenjata negara-negara Eropa atau perekonomian mereka tidak menimbulkan kekhawatiran bagi AS. Tetapi berbeda dengan isu erosi dalam kebebasan berpendapat dan toleransi terhadap sudut pandang yang berlawanan di Eropa, katanya.

Sebelumnya, Vance berbicara di Konferensi Keamanan Munich pada Jumat (14/2/2025). Dalam ajang tersebut, Vance mengatakan para pemimpin Eropa mengabaikan warganya seolah-olah mereka adalah "hewan terpelajar" serta tidak mendengarkan suara para pemilih.

Vance juga mengemukakan para pemimpin Eropa menekan atau membatalkan pemilu hanya berdasarkan "kecurigaan kecil", seperti yang terjadi pada pemilihan presiden di Rumania.

Menurut Vance, ancaman terhadap Eropa bukan dari Rusia atau China, melainkan dari dalam Eropa sendiri. Hadirin mendengarkan Vance dalam diam dan nyaris tidak bertepuk tangan.

Belakangan, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah mendengarkan pidato Vance dan menyebut pidato wakilnya itu sebagai hal yang bagus, serta memperingatkan Eropa untuk berhati-hati.

Baca Juga:

l

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia