Minggu, 21 Juni 2026

Iran Tuntut Gencatan Senjata Lebanon dan Pencairan Aset Hari Ini

Penulis : Grace El Dora
11 Apr 2026 | 16:33 WIB
BAGIKAN
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qhalibaf. Foto: AP)
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qhalibaf. Foto: AP)

ISLAMABAD, investor.id – Harapan akan perdamaian permanen di Timur Tengah menghadapi jalan terjal. Pemerintah Iran secara mendadak mengajukan dua syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS) dimulai di Pakistan hari ini, Sabtu (11/4/2026).

Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan melalui platform X bahwa Amerika Serikat harus mencairkan aset-aset Iran yang dibekukan serta memastikan gencatan senjata menyeluruh di Lebanon benar-benar terwujud.

"Kedua langkah ini telah disepakati sebelumnya dengan AS. Negosiasi tidak akan dimulai sampai persyaratan tersebut dipenuhi," tegas Qalibaf sebagaimana dikutip Reuters, Sabtu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Gedung Putih belum memberikan komentar resmi terkait tuntutan mendadak tersebut. Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance yang memimpin delegasi Amerika, telah bertolak menuju Pakistan dengan harapan membawa hasil positif.

ADVERTISEMENT

Namun, Vance juga memberikan peringatan keras kepada Teheran. "Jika mereka mencoba mempermainkan kami, mereka akan mendapati bahwa tim negosiasi ini tidak akan bersikap ramah," ujarnya sebelum keberangkatan.

Iran saat ini kesulitan mengakses dana puluhan miliar dolar di bank-bank asing akibat sanksi AS pada sektor perbankan dan energi. Dana tersebut merupakan hasil ekspor minyak dan gas yang sangat dibutuhkan untuk memulihkan ekonomi mereka.

Gencatan Senjata yang Rapuh

Situasi di lapangan pun masih jauh dari kata stabil. Meski Presiden Donald Trump telah mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan untuk menghentikan serangan udara ke wilayah Iran, ketegangan di Lebanon dan penutupan Selat Hormuz tetap menjadi duri dalam daging.

Otoritas Israel menyatakan operasinya melawan kelompok Hizbullah di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan AS. Akibatnya, jet tempur Israel masih terus menggempur Lebanon Selatan, yang pada Jumat (10/4/2026) dilaporkan menewaskan belasan orang, termasuk aparat keamanan setempat.

Di sisi lain, Selat Hormuz, jalur urat nadi energi dunia, masih lumpuh. Donald Trump mengkritik tajam Iran yang dianggap gagal membuka jalur pelayaran minyak tersebut. "Iran melakukan pekerjaan yang sangat buruk dalam membiarkan minyak lewat. Itu bukan perjanjian yang kita miliki!" tulis Trump di media sosialnya.

Krisis yang terjadi saat ini merupakan puncak dari perang enam minggu yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran beserta sekutunya. Ketegangan mencapai titik didih ketika Selat Hormuz ditutup, menyebabkan gangguan pasokan energi paling parah dalam sejarah modern dan memicu lonjakan harga minyak dunia.

Presiden AS Donald Trump mengambil langkah drastis dengan memberikan ultimatum keras kepada Iran sebelum akhirnya menyetujui gencatan senjata sementara selama dua pekan. Namun, kompleksitas konflik ini terletak pada perang paralel di Lebanon, di mana Israel bersikeras untuk terus menekan Hizbullah meskipun AS dan Iran sedang mencoba berdialog.

Pertemuan di Islamabad, Pakistan, semula dipandang sebagai secercah cahaya untuk mengakhiri blokade maritim dan serangan udara, namun perbedaan interpretasi mengenai butir-butir kesepakatan kini justru mengancam proses diplomasi tersebut sebelum sempat dimulai.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 39 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia