Virus Ensefalitis Jepang Ditemukan di Peternakan Australia
ISLAMABAD, investor.id – Otoritas Australia menemukan virus ensefalitis Jepang (JEV) di dua peternakan babi di Negara Bagian Queensland, menurut pernyataan resmi negara tersebut. Biosecurity Queensland pada Senin (17/2/2025) mengeluarkan peringatan yang mengonfirmasi temuan virus di Queensland selatan.
"Ini temuan pertama JEV pada hewan di Queensland sejak Juli 2022. JEV sudah dianggap masuk daratan Australia, sehingga temuan ini tidak mengejutkan," demikian tertulis dalam pernyataan tersebut seperti dikutip Anadolu, Selasa (18/2/2025).
Temuan ini menyusul kasus virus yang sama di Negara Bagian New South Wales dan Victoria. Sebelumnya pada Januari 2025, pihak berwenang Australia mengonfirmasi kasus pertama virus ensefalitis Jepang pada manusia di Victoria sejak 2022. Pasien yang mengidap virus tersebut mengalami kondisi kritis di rumah sakit Melbourne.
Virus ensefalitis Jepang kerap menyerang babi dan juga burung, tetapi virus tersebut dapat ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


