Jumat, 15 Mei 2026

Warren Buffett Pilih Sikap Defensif dalam Surat Tahunannya

Penulis : Grace El Dora
22 Feb 2025 | 23:39 WIB
BAGIKAN
Warren Buffett berjalan di lantai bursa dan bertemu dengan pemegang saham Berkshire Hathaway menjelang rapat tahunan mereka di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat pada 3 Mei 2024. (Foto: David Grogen/ CNBC internasional)
Warren Buffett berjalan di lantai bursa dan bertemu dengan pemegang saham Berkshire Hathaway menjelang rapat tahunan mereka di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat pada 3 Mei 2024. (Foto: David Grogen/ CNBC internasional)

Warren Buffett hanya berdiam diri di tengah pasar saham yang sedang naik daun yang telah membuat S&P 500 naik lebih dari 20% selama dua tahun berturut-turut dan kembali bergerak ke zona hijau sepanjang tahun ini. Namun, beberapa keretakan mulai berkembang dalam seminggu terakhir, dengan beberapa kekhawatiran yang berkembang tentang ekonomi yang melambat, volatilitas dari perubahan kebijakan yang cepat dari Presiden baru Donald Trump, dan valuasi saham secara keseluruhan.

Saham Berkshire naik masing-masing 25% dan 16% dalam dua tahun terakhir dan naik 5% sejauh ini tahun ini.

ADVERTISEMENT

Buffett mungkin memberikan sedikit petunjuk tentang valuasi saham yang menjadi perhatian dalam surat tersebut.

“Kami tidak memihak dalam memilih kendaraan ekuitas, berinvestasi dalam salah satu jenis berdasarkan di mana kami dapat menggunakan tabungan Anda (dan keluarga saya) dengan sebaik-baiknya. Sering kali, tidak ada yang tampak menarik; sangat jarang kita menemukan diri kita tenggelam dalam peluang,” lanjut Buffett.

Dalam surat tahun ini, Buffett mendukung penerus yang ditunjuk Greg Abel dalam kemampuannya untuk memilih peluang ekuitas, bahkan membandingkannya dengan mendiang Charlie Munger.

“Sering kali, tidak ada yang tampak menarik; sangat jarang kita menemukan diri kita tenggelam dalam peluang. Greg telah dengan jelas menunjukkan kemampuannya untuk bertindak pada saat-saat seperti yang dilakukan Charlie,” tuturnya.

Pada rapat tahunan tahun lalu, Buffett mengejutkan banyak orang dengan mengumumkan Abel, wakil ketua operasi nonasuransi, akan memegang keputusan akhir atas semua keputusan investasi Berkshire, termasuk mengawasi portofolio saham publik.

Beberapa investor dan analis berspekulasi langkah konservatif Warren Buffett tahun lalu bukanlah keputusan pasar. Tetapi, Buffett mempersiapkan perusahaan untuk Abel dengan memangkas posisi yang terlalu besar dan mengumpulkan uang tunai untuk digunakannya suatu hari nanti.

Warren Buffett memang memberi sinyal ia akan menggunakan modal di satu area, yaitu lima perusahaan dagang Jepang yang mulai dibelinya hampir enam tahun lalu.

“Seiring waktu, Anda mungkin akan melihat kepemilikan Berkshire atas kelima perusahaan itu sedikit meningkat,” tulisnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia