China Meluaskan Sayap Kerja Sama dengan Pemerintahan Baru Jerman
BEIJING, investor.id – Pemerintah China menyatakan siap bekerja sama dengan pemerintah baru Jerman. Saat ini Jerman dipimpin oleh partai berhaluan konservatif, Partai Uni Demokrat Kristen (CDU/ CSU), yang memenangkan pemilihan federal di negara tersebut.
"China siap bekerja sama dengan pemerintah federal Jerman yang baru untuk mengonsolidasikan dan mengembangkan kemitraan strategis komprehensif China-Jerman," ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (24/2/2025).
Partai oposisi Jerman yang berhaluan konservatif itu unggul dalam pemilu federal Jerman yang berlangsung Minggu (23/2/2025) dengan meraih hampir 28,5% suara, mengamankan keunggulan yang jelas atas partai-partai lain.
"Jerman dan Uni Eropa (UE) memiliki signifikansi global. China senang melihat Jerman dan UE memainkan peran penting dalam urusan global, mendukung integrasi Eropa dan kemandirian strategis UE dan kami siap bekerja sama dengan Jerman dan UE untuk terus berkontribusi pada perdamaian dan kemakmuran dunia," tambah Lin Jian.
Selama 53 tahun terakhir hubungan diplomatik, kata lin Jian, China telah memandang hubungannya dengan Jerman dari perspektif strategis dan jangka panjang. "China mengembangkan hubungan bilateral berdasarkan prinsip saling menghormati, kesetaraan, saling menguntungkan dan mencari titik temu sambil mengesampingkan perbedaan," sambungnya.
Pemimpin CDU/ CSU Friedrich Merz sudah menyampaikan sambutan kemenangannya dengan menegaskan pentingnya membentuk pemerintahan koalisi yang stabil sesegera mungkin supaya dapat langsung menangani tantangan domestik, memperkuat posisi Jerman di Eropa, dan memulihkan kepercayaan internasional.
Merz juga menyampaikan kritik atas Amerika Serikat (AS) dengan menyampaikan prioritas utamanya adalah memperkuat Eropa secepat mungkin sehingga dapat mencapai, selangkah demi selangkah, kemerdekaan sejati dari AS.
Pernyataan Merz muncul setelah meningkatnya ketegangan antara pemerintahan Trump dan pemerintah Eropa dalam beberapa minggu terakhir.
Wakil Presiden AS JD Vance memicu kontroversi awal bulan ini ketika dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich, dia mengkritik pemerintah dan partai politik Eropa karena mengambil sikap menentang partai populis sayap kanan, mengecualikan mereka dari proses politik.
Namun, CDU/ CSU tak mendapat suara yang cukup untuk memerintah sendiri, sehingga mereka perlu membina koalisi pemerintahan.
Partai Sosial Demokrat (SPD) Kanselir Olaf Scholz menghadapi kekalahan bersejarah dalam pemilihan tersebut, yang diproyeksikan akan menerima 16,3% yaitu persentase suara terendah untuk partai kiri-tengah sejak 1949.
Sementara itu, partai Alternatif untuk Jerman (AfD) yang berhaluan kanan ekstrem berhasil mengungguli SPD setelah mendapat 20,4% suara, naik dua kali lipat dari raihan pemilu sebelumnya. Hasil pemilu menunjukkan AFD kini menjadi kekuatan politik terbesar kedua di Jerman.
Partai Hijau pimpinan menteri luar negeri Annalena Baerbock diperkirakan mendapat 12,3% suara, turun 2,4 poin persentase dibandingkan pemilu sebelumnya. Sedangkan Partai Kiri (Die Linke) yang berhaluan sosialis secara mengejutkan mendapat 8,5% suara.
Meski demikian, hasil pemilu belum dapat menunjukkan siapa mitra potensial yang dapat membentuk pemerintahan bersama CDU/ CSU. Pasalnya dua partai lainnya, Partai Demokrat Bebas (FDP) yang liberal dan partai Aliansi Sahra Wagenknecht (BSW) yang berhaluan kiri populis, terancam gagal masuk parlemen.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






