Jumat, 15 Mei 2026

Panduan Persiapan Puasa Cara Sehat untuk Ramadan 2025

Penulis : Grace El Dora
26 Feb 2025 | 13:44 WIB
BAGIKAN
Pengunjung dan penduduk asing menyantap hidangan berbuka puasa khas Emirat selama bulan puasa Ramadan di Sheikh Mohammed Center for Cultural Understanding (SMCCU) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada 17 Mei 2019. (Foto: Reuters)
Pengunjung dan penduduk asing menyantap hidangan berbuka puasa khas Emirat selama bulan puasa Ramadan di Sheikh Mohammed Center for Cultural Understanding (SMCCU) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada 17 Mei 2019. (Foto: Reuters)

JAKARTA, investor.id – Ramadhan diperkirakan akan dimulai pada 1 Maret tahun ini, tergantung pada penampakan bulan. Selama masa bulan suci umat Islam berpuasa dari fajar hingga senja, puasa dimaksudkan sebagai sarana untuk refleksi spiritual, disiplin diri, dan pengabdian.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menyegarkan diri dan terhubung kembali dengan diri sendiri. Ini adalah kesempatan untuk memperhatikan setiap aktivitas yang Anda lakukan. Persiapkan tubuh Anda dengan menyesuaikan jadwal makan secara bertahap pada hari-hari menjelang bulan puasa,” kata Ahli Gizi Klinis di Bioniq Timur Tengah Dr. Lama Dalloul seperti dikutip laman Al Arabiya internasional, Rabu (26/2/2025).

“Jika Anda terbiasa makan sepanjang hari, mulailah beralih ke jendela makan yang lebih kecil untuk meniru jam puasa dan membantu tubuh Anda beradaptasi. Jika Anda rutin mengonsumsi kopi atau teh, kurangi asupan kafein secara bertahap beberapa hari sebelum Ramadan untuk menghindari dehidrasi dan meminimalkan risiko sakit kepala akibat putus kafein,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Kesalahan Umum dalam Memilih Makanan

Kesalahan dalam memilih makanan selama Ramadan sering kali dapat menyebabkan kelelahan, dehidrasi, dan masalah kesehatan lainnya, ucap Dalloul.

“Salah satu kesalahan paling umum selama Ramadan adalah melewatkan sahur atau makan sebelum fajar. Sahur sangat penting untuk menyediakan energi yang dibutuhkan sepanjang hari. Melewatkannya dapat menyebabkan lemas atau dehidrasi. Sebaiknya Anda mengonsumsi makanan seimbang yang mengandung serat, protein, dan lemak sehat untuk menjaga tingkat energi Anda,” sambungnya.

Ia juga menyoroti pentingnya hidrasi dengan tepat.

“Sangat penting untuk tetap terhidrasi dengan baik dengan memastikan asupan air yang cukup antara waktu berbuka dan sahur,” imbuhnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan mereka yang menjalankan puasa Ramadan untuk minum setidaknya 10 gelas air selama jam-jam tidak berpuasa untuk mencegah dehidrasi.

Kesalahan lain yang cenderung dilakukan orang selama Ramadan adalah terlalu banyak memilih makanan yang tidak sehat, terang Dalloul.

“Makan berlebihan dan memilih makanan yang digoreng dapat berdampak negatif pada tubuh. Sangat penting untuk membuat pilihan makanan yang cermat, tidak hanya memperhatikan kuantitas tetapi juga kualitas makanan yang Anda konsumsi,” terang WHO. Pihaknya menganjurkan untuk menghindari makanan yang digoreng dan terlalu asin selama bulan Ramadan.

Selain itu, makanan manis yang biasa dikonsumsi selama bulan Ramadan mengandung banyak sirup gula.

Penilaian Kesehatan Sebelum Bulan Ramadan

Menurut WHO, selama bulan Ramadan penting untuk memastikan tubuh mendapatkan cukup nutrisi. Bagi mereka yang kekurangan nutrisi, puasa dapat memperburuk masalah mereka.

“Saat tubuh menyimpan energi selama puasa, laju metabolisme basal kita menjadi lebih efisien,” ucap Dalloul.

“Namun, ini juga berarti kita mungkin mengonsumsi lebih sedikit nutrisi, vitamin, dan mineral daripada yang dibutuhkan tubuh kita. Terlepas dari apakah Anda memiliki kekurangan nutrisi atau tidak, di sinilah suplemen yang dipersonalisasi memainkan peran penting dalam memastikan tubuh Anda mendapatkan dukungan yang dibutuhkannya,” kata dia.

Penilaian kesehatan sebelum Ramadan sangat penting karena memberikan wawasan tentang status tubuh saat ini dan kebutuhan spesifiknya, lanjutnya.

“Mengatasi kekurangan apa pun sebelum bulan puasa memastikan Anda memasuki Ramadan dengan kekuatan dan vitalitas yang optimal, mendukung kinerja fisik dan mental sepanjang bulan,” tegas Dalloul.

Dengan pendekatan yang tepat terhadap nutrisi dan kesehatan, Ramadan dapat menjadi waktu untuk peremajaan fisik dan mental. Dengan mengikuti saran ahli dan membuat pilihan yang cermat, individu dapat memastikan mereka tetap kuat, berenergi, dan terhidrasi dengan baik sepanjang bulan suci.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 60 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia