Jumat, 15 Mei 2026

Keadaan Darurat Setelah Kebakaran Hutan Hebat Melanda Negara Bagian AS

Penulis : Grace El Dora
3 Mar 2025 | 15:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kebakaran hutan di negara bagian South Carolina, Amerika Serikat. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Ilustrasi kebakaran hutan di negara bagian South Carolina, Amerika Serikat. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

ISTANBUL, investor.id – Keadaan darurat diumumkan setelah kebakaran hutan hebat melanda South Carolina, Amerika Serikat (AS). Gubernur negara bagian itu, Henry McMaster, memberi pengumuman tersebut seiring dengan meluasnya kebakaran hutan.

Petugas pemadam kebakaran tengah berupaya keras untuk mengendalikan kobaran api, lapor NBC internasional. Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan langit berwarna oranye akibat kebakaran hutan yang melanda Carolina Forest di kawasan Myrtle Beach.

Video lain memperlihatkan kepulan asap dan serpihan puing yang memenuhi udara akibat kebakaran di halaman belakang rumah di daerah Red Hill yang berdekatan.

ADVERTISEMENT

McMaster menyebutkan, lebih dari 175 titik kebakaran saat ini terjadi di berbagai wilayah South Carolina termasuk di Horry, Spartanburg, Union, Oconee, dan Pickens dengan luas area terdampak mencapai 4.200 hektare (Ha).

"Keadaan darurat ini memastikan petugas pertolongan pertama yang bekerja tanpa kenal lelah dan mempertaruhkan nyawa mereka untuk melindungi komunitas dari kebakaran hutan ini memiliki sumber daya yang mereka butuhkan," terang McMaster seperti dikutip Anadolu, Senin (3/3/2025).

"Kondisi kebakaran yang berbahaya mengharuskan larangan pembakaran di seluruh negara bagian tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut. Siapa pun yang melanggar larangan ini akan menghadapi tuntutan pidana," imbuhnya.

Komisi Kehutanan South Carolina menyatakan County Horry menerima bantuan dari mitra negara bagian. Ini termasuk penggunaan pesawat untuk menjatuhkan air guna memadamkan api. Sekitar 410 personel dan sedikitnya 128 unit pemadam kebakaran dikerahkan dalam upaya penanggulangan bencana.

Evakuasi telah dilakukan di delapan lingkungan permukiman. Hingga berita ini ditayangkan, Palang Merah South Carolina mencatat sekitar 135 warga mengungsi di Carolina Forest Recreation Center di Kabupaten Horry.

"Personel akan terus bersiaga hingga kebakaran ini dapat sepenuhnya dikendalikan," sebut Komisi Kehutanan South Carolina.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan bangunan, menurut keterangan pejabat setempat. Sebuah video yang diambil dari pesawat memberikan tampilan udara yang menunjukkan besarnya skala kebakaran.

Perintah evakuasi juga telah diberlakukan di beberapa lingkungan permukiman di kawasan Myrtle Beach, termasuk Spring Lake, Waterford, dan Avalon. Area ini tetap harus dikosongkan hingga situasi kebakaran dan kondisi cuaca membaik.

Sementara itu, komisi kehutanan meminta warga untuk segera mengungsi jika diperintahkan.

"Para pengendara yang melintas di area Carolina Forest diminta untuk berhati-hati, karena asap tebal dapat mengurangi jarak pandang, terutama saat malam hari," bunyi peringatan dari komisi tersebut.

Selain itu, larangan pembakaran di seluruh negara bagian juga telah diterapkan sejak Sabtu (1/3/2025).

"Larangan Pembakaran oleh Dinas Kehutanan Negara melarang semua aktivitas pembakaran di luar ruangan, termasuk pembakaran sampah halaman, pembakaran terkendali, serta menyalakan api unggun di seluruh area yang tidak berbadan hukum di negara bagian ini," kata pernyataan Komisi Kehutanan South Carolina di platform X.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia