Jumat, 15 Mei 2026

Tarif Trump Ganggu Sentimen, Jepang Pimpin Penurunan Pasar Asia Pasifik

Penulis : Grace El Dora
4 Mar 2025 | 08:43 WIB
BAGIKAN
Seorang investor Thailand memeriksa papan elektronik yang menunjukkan harga saham. (Foto: Amphol Thongmueangluang/ SOPA Images/ LightRocket/ Getty Images)
Seorang investor Thailand memeriksa papan elektronik yang menunjukkan harga saham. (Foto: Amphol Thongmueangluang/ SOPA Images/ LightRocket/ Getty Images)

TOKYO, investor.id – Kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbukti ganggu sentimen pasar saham, dengan Jepang memimpin penurunan di pasar Asia Pasifik pada Selasa (4/3/2025). Saham Jepang anjlok lebih dari 2%, setelah Trump menegaskan tarif untuk Meksiko dan Kanada akan berlaku sesuai rencana.

Indeks acuan Nikkei 225 anjlok 2,13%, sementara indeks Topix yang lebih luas anjlok 1,32%.

Tingkat ketenagakerjaan Jepang untuk Januari mencapai 2,5%, sedikit lebih tinggi dari estimasi Reuters sebesar 2,4%.

ADVERTISEMENT

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,21% dalam perdagangan yang tidak menentu, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil anjlok 1,05% di awal hari. Penjualan ritel negara itu untuk Januari 2025 turun 0,6% dari bulan sebelumnya. Estimasi yang direvisi menunjukkan kenaikan 0,2% dalam metrik tersebut pada Desember 2024.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng (HSI) Hong Kong berada di angka 22.910 yang menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI di angka 23.006,27.

Investor akan terus mencermati saham-saham China menjelang pertemuan parlemen tahunan negara itu, yang dikenal sebagai "Dua Sesi", yang akan dimulai hari ini.

S&P/ ASX 200 Australia diperdagangkan 0,84% lebih rendah.

Semalam di AS, ketiga indeks utama turun. Trump menegaskan kembali pungutan 25% atas impor dari Meksiko dan Kanada akan mulai berlaku pada Selasa di Amerika Serikat.

S&P 500 turun 1,76% hingga mengakhiri hari di angka 5.849,72. Ini menandai hari terburuknya sejak Desember dan menyebabkan kinerja tahun berjalannya turun sekitar 0,5%. Dow Jones Industrial Average turun 649,67 poin, atau 1,48%, dan ditutup pada level 43.191,24. Nasdaq Composite turun 2,64% dan ditutup pada level 18.350,19, terbebani oleh penurunan saham Nvidia lebih dari 8%.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia