Harga Bitcoin (BTC) Reli ke Atas US$ 80.000, Ini Pemicunya
JAKARTA, investor.id - Harga bitcoin (BTC) naik menembus US$ 80.000 setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan “Project Freedom".
Melansir beincrypto, operasi Trump ini berfokus pada pengawalan pembebasan kapal asing netral untuk keluar dari Selat Hormuz, di mana kapal-kapal banyak yang terjebak di tengah ketegangan AS dan Iran.
Proyek ini dimulai Senin pagi waktu Timur Tengah. Trump menyampaikan inisiatif ini sebagai langkah kemanusiaan, dan juga memperingatkan bahwa setiap gangguan akan dihadapi dengan tindakan keras.
“Negara-negara dari seluruh dunia, hampir semuanya tidak terlibat dalam konflik Timur Tengah yang terjadi sangat jelas dan keras di hadapan semua orang, telah meminta AS apakah kami bisa membantu membebaskan kapal mereka yang terjebak di Selat Hormuz, dalam konflik yang sama sekali bukan urusan mereka,” tulisnya.
Setelah unggahan Trump, Komando Pusat AS (CENTCOM) memastikan akan mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat, platform nirawak, dan 15.000 personel untuk mendukung misi tersebut.
“Misi ini, yang diperintahkan Presiden, akan mendukung kapal dagang yang ingin melintas bebas di jalur perdagangan internasional yang vital ini,” demikian tertulis dalam unggahan tersebut.
Di sisi lain, Trump mengungkapkan dirinya optimistis dengan jalur diplomasi. Dia mengatakan perwakilannya tengah mengadakan diskusi sangat positif dengan pihak Teheran yang berpeluang menghasilkan kesepakatan yang baik untuk semua pihak.
Iran, sebaliknya, memberikan sinyal berbeda. Ebrahim Azizi, anggota parlemen senior Iran, memperingatkan bahwa setiap tindakan campur tangan AS di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang berlaku.
“Selat Hormuz dan Teluk Persia tidak akan diatur oleh unggahan delusional Trump! Tidak ada yang akan percaya pada skenario Blame Game!” ucapnya.
Baca Juga:
Titik Krusial Harga Bitcoin (BTC)Saat ini seluruh perhatian tertuju pada peluncuran operasi tersebut dan bagaimana respons Iran di lapangan. Harga minyak dan aset berisiko sangat sensitif terhadap perkembangan ini.
Oleh sebab itu, setiap eskalasi atau terobosan di Selat Hormuz bisa memicu pergerakan di pasar minyak, saham, hingga aset kripto.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





