Jumat, 15 Mei 2026

Fakta-fakta Tentang Kebakaran Hutan Hebat di Jepang

Penulis : Grace El Dora
4 Mar 2025 | 12:21 WIB
BAGIKAN
Kebakaran hutan yang dimulai Rabu (26/3/2025) lalu terus menyebar di belakang rumah-rumah di Ofunato, Prefektur Iwate, Jepang bagian utara, Senin (3/3/2025). (Foto: Kyodo News via AP)
Kebakaran hutan yang dimulai Rabu (26/3/2025) lalu terus menyebar di belakang rumah-rumah di Ofunato, Prefektur Iwate, Jepang bagian utara, Senin (3/3/2025). (Foto: Kyodo News via AP)

JAKARTA, investor.id – Kebakaran hutan terjadi di Jepang sejak Rabu (26/2/2025). Penyiar publik NHK pada Senin (3/3/2025) melaporkan petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan kebakaran yang terjadi di hutan sekitar Ofunato. Berikut ini fakta-fakta tentang kebakaran hutan hebat di Jepang.

Kebakaran hutan tersebut merupakan yang terburuk di Jepang dalam lebih dari tiga dekade atau sejak akhir 1980-an, menurut Badan Penanggulangan dan Kebakaran Jepang seperti dikutip pada Selasa (4/3/2025).

Petugas pemadam kebakaran yang didukung helikopter militer juga masih berjuang mengendalikan kobaran api yang membakar ribuan hektare (Ha) lahan setiap harinya.

ADVERTISEMENT

Evakuasi

Menurut laporan Kyodo News pada Sabtu (1/3/2025), lebih dari seratus rumah tangga di wilayah timur laut Jepang diperintahkan untuk mengungsi karena kebakaran hutan yang telah berlangsung.

Pemerintah Prefektur Iwate mengeluarkan perintah baru bagi 333 orang dari 141 rumah untuk mengungsi. Kini, lebih dari 4.000 penduduk yang telah diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka.

Laporan lembaga penyiaran publik NHK, yang dikutip Anadolu, melaporkan hampir 1.200 penduduk telah mengungsi ke fasilitas penampungan.

Pengerahan Petugas Pemadam Kebakaran

Menurut laporan Kyodo News pada Minggu (2/3/2025), Badan penanggulangan bencana Jepang meminta lebih banyak departemen pemadam kebakaran di seluruh negeri untuk bergabung. Tim berjumlah besar dikerahkan untuk melawan kebakaran hutan yang terus menyebar di prefektur timur laut Iwate.

Hampir 1.700 petugas pemadam kebakaran dari sekitar 450 departemen di seluruh negeri telah bergabung dalam upaya mengendalikan kobaran api. Wilayah yang terbakar telah meluas selama lima hari sejak Rabu di Ofunato, menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran.

Badan tersebut baru-baru ini meminta pemerintah Hokkaido dan Yokohama untuk mengirimkan beberapa petugas pemadam kebakaran mereka ke Ofunato.

Petugas pemadam kebakaran dengan dukungan udara dari helikopter, termasuk dari Pasukan Bela Diri, telah berhasil mencegah api menyebar ke daerah permukiman Ofunato di sepanjang pantai Pasifik.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia