China Makin Serius Investasi di Industri AI dan Teknologi 6G
BEIJING, investor.id – Pemerintah China makin serius investasi di industri kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) dan teknologi 6G. Perdana Menteri (PM) China Li Qiang memaparkan, negara itu akan serius membangun mekanisme pendanaan teknologi masa depan baik untuk akal imitasi alias AI, maupun industri berbasis teknologi 6G.
"Kami akan membangun mekanisme untuk meningkatkan pendanaan bagi industri masa depan dan membina industri seperti biomanufaktur, teknologi kuantum, (industri) AI, dan teknologi 6G. Kami akan memajukan uji coba untuk pengembangan terpadu manufaktur canggih dan layanan modern untuk mempercepat manufaktur berorientasi layanan," ungkap PM Li dalam pembukaan Sidang Kongres Rakyat Nasional China (NPC) di Balai Agung Rakyat, Beijing, Rabu (5/3/2025).
Sidang NPC merupakan bagian dari rangkaian sidang parlemen "Dua Sesi" selama 4-11 Maret 2025. Sidang ini bertujuan untuk mengkaji laporan kerja pemerintah pusat 2024 dan menetapkan rencana kerja pemerintah Negara Tirai Bambu tersebut pada 2025.
Demi mendorong pengembangan industri teknologi dan persaingan yang sehat, pemerintah China disebut akan mengalokasikan anggaran belanja pemerintah pusat hingga 398,119 miliar yuan (sekitar Rp 903 triliun) atau naik 10% untuk pengeluaran sains dan teknologi. Dana ini akan utamanya akan digunakan untuk penelitian murni, penelitian murni terapan, dan teknologi ilmiah strategis.
"Kami akan merilis pedoman untuk mempercepat pengembangan industri masa depan dan mendukung daerah dengan fondasi industri yang kuat dan konsentrasi sumber daya inovasi dalam menciptakan zona rintisan industri tersebut," lanjut Li.
Otoritas China juga akan terus meningkatkan pasokan faktor-faktor pendukung industri AI seperti kapasitas komputasi dan data serta mengembangkan sistem model "open source" (OS). Katanya. Pihaknya berencana melanjutkan inisiatif AI Plus dan membangun basis nasional untuk pengujian skala percontohan aplikasi industri AI berdasarkan wilayah dan kategori tertentu.
Pemerintahnya pun akan mengembangkan terminal cerdas generasi baru seperti kendaraan energi baru yang terhubung ke ponsel dan komputer AI, serta robot cerdas. Sistem kebijakan pengembangan akan menggabungkan keharusan keamanan data dan etika ke dalam penelitian dan pengembangan teknologi AI.
Secara khusus, pemerintah pusat akan mengalokasikan 11,878 miliar yuan (sekitar Rp 26,9 triliun) dana khusus untuk mendukung pengembangan berkualitas tinggi dari sektor manufaktur utama. Masih ada obligasi khusus jangka panjang dengan total 200 miliar yuan (sekitar Rp 454 triliun) yang akan diterbitkan untuk peningkatan infrastruktur teknologi.
Pemerintah China pun bertekad untuk mempercepat digitalisasi manufaktur, membina sejumlah penyedia layanan dengan keahlian industri dan pengetahuan digital, maupun memperkuat dukungan untuk transformasi digital usaha kecil dan menengah (UKM).
Di bawah inisiatif AI Plus yang diinisiasi sejak 2017, pemerintah China berupaya menggabungkan teknologi digital secara efektif dengan kekuatan manufaktur dan pasar dalam negeri.
"Porsi pengeluaran untuk sains dan teknologi yang lebih besar akan dialokasikan untuk penelitian murni, dan mekanisme investasi akan disempurnakan untuk mencakup dukungan berbasis persaingan dan pendanaan yang stabil," jelas PM Li.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Tag Terpopuler
Terpopuler






