Pejabat The Fed Beri Petunjuk Suku Bunga di Tengah Risiko Inflasi AS
Menyinggung perkembangan yang sering berubah seputar keputusan pemerintah AS untuk mengenakan tarif pada barang yang diimpor dari mitra dagang utama, termasuk negosiasi dan kemungkinan tindakan balasan, Kugler dari The Fed mengatakan masih ada ketidakpastian yang cukup besar.
Analis dan ekonom secara luas mengindikasikan mereka memperkirakan tarif potensial. Tindakan timbal balik apa pun untuk menaikkan harga lebih tinggi bagi negara-negara di kedua sisi tindakan tersebut.
Dalam pernyataan yang disiapkan Kugler pada konferensi tersebut, ia juga memperingatkan risiko inflasi yang juga membebani prospek suku bunga dari The Fed.
"Mengingat peningkatan ekspektasi inflasi baru-baru ini dan kategori inflasi utama yang belum menunjukkan kemajuan menuju target 2% kami, mungkin tepat untuk terus mempertahankan suku bunga kebijakan pada level saat ini untuk beberapa waktu," katanya dalam pidato tersebut.
The Fed telah memangkas suku bunga tiga kali sejak September 2024, dengan persentase gabungan penuh, sebelum bertahan stabil pada Januari 2025. Suku bunga pinjaman bank saat ini berada dalam kisaran antara 4,25%-4,5%.
Menurut alat FedWatch milik CME Group, para trader terakhir memperkirakan peluang 97% bank sentral juga akan membiarkan suku bunga tidak berubah saat pertemuan berikutnya akhir bulan ini.
Gambaran tersebut kemudian tampak kurang jelas, dengan sekitar 63% kemungkinan suku bunga AS juga akan dipertahankan pada pertemuan The Fed pada Mei 2025, sebelum mengarah ke penurunan suku bunga pada Juni 2025.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






