Jumat, 15 Mei 2026

Suriah Dijanjikan Dana Hibah 5,8 Miliar Euro untuk Pemulihan Negara

Penulis : Grace El Dora
18 Mar 2025 | 15:46 WIB
BAGIKAN
Pasukan Suriah bermanuver di Hawsh al-Sayyid Ali, desa yang terletak 2 km dari perbatasan Lebanon, Suriah pada Senin (17/3/2025). Presiden Lebanon memerintahkan pasukan untuk membalas tembakan dari sisi perbatasan Suriah setelah pertempuran baru meletus sepanjang malam di sepanjang perbatasan. (Foto: AP/ Omar Albam)
Pasukan Suriah bermanuver di Hawsh al-Sayyid Ali, desa yang terletak 2 km dari perbatasan Lebanon, Suriah pada Senin (17/3/2025). Presiden Lebanon memerintahkan pasukan untuk membalas tembakan dari sisi perbatasan Suriah setelah pertempuran baru meletus sepanjang malam di sepanjang perbatasan. (Foto: AP/ Omar Albam)

ISTANBUL, investor.id – Pemerintah Suriah dijanjikan dana hibah sebesar 5,8 miliar euro untuk pemulihan negara. Dana yang setara kurang lebih Rp 113,1 triliun tersebut berasal dari negara-negara peserta konferensi donor untuk pemulihan Suriah ke-9 yang digelar di Brussel, Belgia pada Senin.

Komisioner Uni Eropa (EU) Dubravka Suica mengatakan, Uni Eropa (UE) dan negara-negara anggotanya menjadi donor terbesar hingga 80% dari total pendanaan yang dijanjikan.

"Saya merasa terhormat untuk mengumumkan bahwa kami menjanjikan dana 5,8 miliar euro dalam bentuk hibah dan pinjaman (untuk Suriah), terdiri dari hibah sebesar 4,2 miliar euro (Rp 75,4 triliun) dan pinjaman sebesar 1,6 miliar euro (sekitar Rp 28,7 triliun)," sebut Suica seperti dikutip Anadolu, Selasa (18/3/2025).

ADVERTISEMENT

Pinjaman 1,6 miliar euro tersebut, kata dia, diberikan sebagai pinjaman konsesi dari institusi keuangan internasional dan para donor.

Komisioner EU itu pun menyatakan rasa terima kasihnya untuk berbagai upaya memobilisasi sumber daya dan menjajaki cara-cara untuk mendukung Suriah dan negara-negara tetangganya.

"Kontribusi anda menegaskan kuat dan teguhnya dukungan komunitas internasional kepada rakyat Suriah," imbuhnya.

"Dukungan yang setara juga diberikan kepada para pengungsi dari Suriah serta negara-negara dan komunitas di kawasan yang menampung mereka di masa perubahan yang kritis di Suriah," tambah Suica.

Ia sempat menyoroti kejatuhan rezim Bashar Al-Assad pada Desember 2024 lalu. Menurutnya, ini adalah peluang bersejarah untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Suriah, mendukung proses transisi, dan membantu pemulihan kembali negara tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan EU akan meningkatkan pendanaan yang dijanjikan untuk Suriah hingga 2,5 miliar euro (sekitar Rp 44,9 triliun) untuk 2025 dan 2026.

Sejak 2017, Komisi Eropa telah menyelenggarakan konferensi donor tahunan untuk mendukung Suriah melalui pendanaan hibah dan bantuan kemanusiaan kepada Suriah maupun negara-negara yang menampung pengungsi Suriah.

Konferensi donor tahun ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Suriah Asaad Al-Shaibani.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia