Menlu Rusia Siap Negosiasi dengan Ukraina Tanpa Prasyarat
MOSKOW, investor.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov siap bernegosiasi dengan Ukraina tanpa prasyarat. Lavrov mengatakan ia mendukung dimulainya negosiasi langsung, sekaligus menolak usulan Ukraina untuk gencatan senjata sementara selama 30 hari.
Pemerintah Rusia menganggap gencatan senjata 30 hari yang diminta Ukraina sebagai prasyarat. Hal ini disampaikan Lavrov pada konferensi pers di Rio de Janeiro, Brasil setelah pertemuan blok ekonomi menteri asing antara negara-negara anggota BRICS.
Menlu itu menekankan, otoritas Rusia sebelumnya telah menyatakan gencatan senjata secara sepihak. Pihaknya juga menuduh Ukraina memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat kemampuan militernya.
Lavrov membantah narasi Ukraina, yang mengeklaim Kremlin menolak gencatan senjata yang lebih lama.
Lebih lanjut menlu Rusia tersebut menekankan, pihaknya menyikapi isu ini dengan penuh tanggung jawab dan mencari solusi jangka panjang. Di saat yang sama memberi penegasan negosiasi serius yang menetapkan syarat-syarat khusus harus mendahului gencatan senjata semacam itu.
"Vladimir Putin mendukung gagasan ini, tetapi mengatakan bahwa itu harus dirumuskan sedemikian rupa sehingga tidak akan gagal, seperti semua upaya sebelumnya seperti ini," tukasnya seperti dikutip Anadolu, Rabu (30/4/2025).
Lavrov menggarisbawahi narasinya soal pemerintah Ukraina gagal mematuhi gencatan senjata Paskah, yang diumumkan oleh Putin. Pihaknya pun belum mengklarifikasi posisi Rusia mengenai inisiatif perdamaian Rusia lainnya, yaitu penghentian permusuhan selama peringatan 80 tahun Perang Dunia II.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





