Jumat, 15 Mei 2026

Trump Umumkan Pajak Produk Farmasi Dua Minggu Lagi

Penulis : Grace El Dora
6 Mei 2025 | 23:18 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia akan mengumumkan besaran pajak barang-barang farmasi dalam dua minggu ke depan. Sebelumnya, Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk memfasilitasi pemulihan basis manufaktur dalam negeri untuk obat resep, termasuk bahan dan material utama yang diperlukan dalam memproduksi obat resep.

"Saya akan umumkan dalam dua minggu ke depan," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih ketika ditanya tentang besaran pajak tersebut seperti dikutip Anadolu, Selasa (6/5/2025).

"Perintah tersebut mengarahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyetujui pabrik manufaktur farmasi domestik dengan menghapus persyaratan yang berulang dan tidak relevan, menyederhanakan tinjauan, dan bekerja sama dengan produsen domestik untuk memberikan dukungan awal sebelum fasilitas mulai beroperasi," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Perintah itu juga mengarahkan FDA meningkatkan biaya dan pengawasan terhadap pabrik manufaktur asing.

"Kami tidak ingin membeli obat-obatan dari negara lain karena jika kami sedang berperang, kami sedang dalam masalah, kami ingin dapat memproduksinya sendiri," tutur Trump dalam dokumen resmi Gedung Putih.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia