Jumat, 15 Mei 2026

China Cabut Larangan Pengiriman Boeing Setelah Perang Tarif Mereda

Penulis : Prisma Ardianto
13 Mei 2025 | 21:15 WIB
BAGIKAN
Boeing 737-9 Max jetliner. (Foto: The Associated Press, 2017)
Boeing 737-9 Max jetliner. (Foto: The Associated Press, 2017)

HONG KONG, investor.id – China dikabarkan mencabut larangan terhadap maskapai yang menerima pengiriman pesawat Boeing. Kebijakan ini berlaku selama sebulan.

Berdasarkan sumber Bloomberg pada Selasa (13/5/2025), langkah itu menyusul terobosan AS-China dalam pembicaraan perdagangan yang memangkas sementara tarif tinggi di masing-masing pihak. Pejabat China mulai memberi tahu maskapai penerbangan domestik dan lembaga pemerintah bahwa pengiriman pesawat buatan AS dapat dilanjutkan

Sumber itu meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasinya bersifat rahasia. Sementara sumber lain menambahkan, maskapai penerbangan diberi keleluasaan untuk mengatur pengiriman sesuai waktu dan ketentuan mereka sendiri.

ADVERTISEMENT

Seperti yang diketahui, Boeing terjebak di tengah-tengah pertikaian dagang AS-China. Jet Boeing tidak dapat dipasarkan oleh maskapai China, mengingat Beijing memerintahkan maskapai penerbangan di kawasannya untuk berhenti menerima kiriman pesawat perusahaan itu.

Kabar pencabutan larangan kini membuka jalan dimulainya kembali pengiriman oleh Boeing, setelah beberapa jet pulang kandang ke AS usai terbit larangan dari pemerintah China. Namun demikian, belum diketahui maskapai penerbangan China dapat memperoleh pesawat yang mereka butuhkan.

Dikabarkan sebelumnya oleh Reuters, sebuah pesawat Boeing, yang dimaksudkan untuk digunakan oleh maskapai penerbangan China mendarat kembali ke pusat produksi di AS pada hari Minggu (20/4/2025).

Pesawat 737 MAX, yang ditujukan untuk Xiamen Airlines milik China, mendarat di Lapangan Boeing Seattle pada pukul 6.11 malam waktu setempat, menurut saksi mata. Pesawat itu dicat dengan corak Xiamen.

Pesawat yang dimaksud dikabarkan melakukan pemberhentian pengisian bahan bakar di Guam dan Hawaii dalam perjalanan pulang sejauh 5.000 mil (8.000 km), adalah salah satu dari beberapa jet 737 MAX yang menunggu di pusat penyelesaian Boeing di Zhoushan untuk pekerjaan akhir dan pengiriman ke maskapai China.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia