Jumat, 15 Mei 2026

China Tuduh AS Bully Chip AI Huawei

Penulis : Grace El Dora
15 Mei 2025 | 19:29 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) buatan Huawei China. (Foto: Reuters)
Ilustrasi chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) buatan Huawei China. (Foto: Reuters)

BEIJING, investor.id – Pemerintah China telah menolak keputusan Amerika Serikat (AS) yang bertujuan untuk mengekang chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) buatan China. China menuduh AS merundung (bully) chip AI Huawei, yang menjadi tanda pertama perselisihan antara dua ekonomi terbesar di dunia tersebut. Mereka menyetujui gencatan senjata perdagangan akhir pekan lalu.

Sebagai pengingat akan ketegangan yang terus terjadi antara pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan China dalam hal teknologi, Departemen Perdagangan AS pada awal pekan ini mengeluarkan panduan untuk memperjelas penggunaan chip AI Ascend dari Huawei Technologies Co. "Di mana pun di dunia melanggar kontrol ekspor AS," kata departemen tersebut sebagaimana dikutip Bloomberg, Kamis (15/5/2025).

Peringatan oleh AS sepenuhnya mengungkap sifat proteksionis sepihaknya, kata He Yongqian selaku juru bicara Kementerian Perdagangan China.

ADVERTISEMENT

"Pengumuman AS tersebut merupakan praktik perundungan nonpasar dan sepihak yang umum. Langkah AS ini tidak kondusif bagi kerja sama dan pengembangan perusahaan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan dalam jangka panjang di kedua belah pihak," bebernya dalam pengarahan rutin di Beijing.

Pernyataan China muncul beberapa hari setelah negosiasi di Jenewa yang berujung pada penurunan ketegangan ekonomi antara China dan AS.

Huawei tampaknya memprioritaskan pelanggan domestik untuk saat ini, kemungkinan karena keterbatasan kapasitas produksinya. Meski demikian, sikap pemerintah AS menekankan tantangan yang dihadapi Huawei dalam upaya bersaing dengan para pemimpin global seperti Nvidia Corp dan Advanced Micro Devices Inc di luar China.

Pihak China mendesak AS untuk segera memperbaiki praktik yang salah dan berjanji untuk mengambil tindakan tegas guna melindungi kepentingannya, imbuh He.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 54 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia