Jumat, 15 Mei 2026

Mengapa China Mengaku Prihatin Atas Sistem Pertahanan Golden Dome AS?

Penulis : Grace El Dora
22 Mei 2025 | 14:50 WIB
BAGIKAN
China telah menyatakan kekhawatirannya atas pertahanan Amerika Serikat (AS) Golden Dome, dengan mengatakan sistem itu membawa implikasi ofensif yang kuat. (Foto: AFP)
China telah menyatakan kekhawatirannya atas pertahanan Amerika Serikat (AS) Golden Dome, dengan mengatakan sistem itu membawa implikasi ofensif yang kuat. (Foto: AFP)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah China telah menyatakan kekhawatirannya atas pertahanan Amerika Serikat (AS) Golden Dome, dengan mengatakan sistem itu membawa implikasi ofensif yang kuat. Pemerintah AS telah secara resmi memilih desain untuk proyek perisai pertahanan rudal Golden Dome yang ambisius senilai US$ 175 miliar, yang ditujukan untuk memblokir ancaman dari China dan Rusia.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengembangan tersebut dan menunjuk Jenderal Angkatan Luar Angkasa Michael Guetlein untuk mengawasi proyek tersebut.

Sebagai tanggapan, pemerintah China telah menyatakan kekhawatiran serius atas proyek tersebut, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning menyatakan sistem itu membawa implikasi ofensif yang kuat. Menurutnya, sistem pertahanan Golden Dome akan meningkatkan risiko militerisasi luar angkasa dan perlombaan senjata.

ADVERTISEMENT

"Amerika Serikat, dalam menjalankan kebijakan 'Utamakan AS', terobsesi untuk mencari keamanan mutlak bagi dirinya sendiri. Ini melanggar prinsip keamanan semua negara tidak boleh dikompromikan dan merusak keseimbangan dan stabilitas strategis global. Tiongkok sangat khawatir tentang hal ini," jelas Mao Ning seperti dikutip Reuters, Kamis (22/5/2025).

"Kami mendesak AS untuk menghentikan pengembangan dan penyebaran sistem pertahanan rudal global dan mengambil langkah konkret untuk meningkatkan rasa saling percaya strategis di antara negara-negara besar dan menjaga stabilitas strategis global," lanjutnya.

Proyek Golden Dome, atau Kubah Emas, telah memicu perdebatan mengenai dampak potensialnya terhadap keamanan global dan risiko perlombaan senjata. Sistem tersebut direncanakan akan mencakup kemampuan berbasis darat dan antariksa yang dapat mendeteksi dan menghentikan rudal di keempat tahap utama serangan potensial.

Trump mengatakan Kubah Emas akan mampu mencegat rudal bahkan jika diluncurkan dari belahan dunia lain atau dari antariksa. "Setelah sepenuhnya dibangun, Golden Dome akan mampu mencegat rudal bahkan jika diluncurkan dari belahan dunia lain, dan bahkan jika diluncurkan dari antariksa. Ini sangat penting untuk keberhasilan dan bahkan kelangsungan hidup negara kita," tukasnya.

Adapun pemerintah Rusia dan China pada awal bulan ini mengecam konsep Golden Dome sebagai sistem yang dinilai sangat tidak stabil, dengan mengatakan hal itu berisiko mengubah antariksa menjadi medan perang. "Hal ini secara eksplisit memberikan penguatan signifikan terhadap persenjataan untuk melakukan operasi tempur di luar angkasa," demikian bunyi pernyataan yang diterbitkan oleh Kremlin, setelah pembicaraan antara kedua belah pihak.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia