Jumat, 15 Mei 2026

Atap Bangunan Kuno 650 Tahun Rubuh di China

Penulis : Grace El Dora
22 Mei 2025 | 19:14 WIB
BAGIKAN
Tangkapan layar video menunjukkan sebagian atap bangunan kuno rubuh sebelum gentengnya terlepas, sehingga menimbulkan awan debu besar di Menara Gendang Fengyang di Provinsi Anhui, China pada Senin (19/5/2025). (Foto: CNN internasional)
Tangkapan layar video menunjukkan sebagian atap bangunan kuno rubuh sebelum gentengnya terlepas, sehingga menimbulkan awan debu besar di Menara Gendang Fengyang di Provinsi Anhui, China pada Senin (19/5/2025). (Foto: CNN internasional)

BEIJING, investor.id – Tangkapan layar video menunjukkan sebagian atap runtuh sebelum gentengnya terlepas, sehingga menimbulkan awan debu besar di Menara Gendang Fengyang di Provinsi Anhui, China.

Pihak berwenang negara tersebut telah memulai penyelidikan setelah genteng dari menara gendang berusia 650 tahun runtuh pada Senin (19/5/2025), nyaris mengenai wisatawan yang berkumpul di luar tembok bersejarahnya.

Video yang beredar di media sosial menangkap momen dramatis ketika sebagian atap runtuh, menyebabkan genteng terlepas dalam hitungan detik. Awan debu mengepul ke udara saat wisatawan yang terkejut segera menjauh dari menara.

ADVERTISEMENT

Tidak ada korban luka dilaporkan dalam insiden tersebut, menurut laporan CNN internasional pada Kamis (22/5/2025). Kejadian terjadi di Menara Gendang Fengyang di Provinsi Anhui, China, mengutip biro budaya dan pariwisata daerah tersebut.

Biro tersebut mengatakan tindakan tanggap darurat segera diaktifkan, lapor CTV News. Pihak berwenang menutup lokasi tersebut dan membentuk tim investigasi untuk menilai penyebabnya.

Insiden itu memicu kekhawatiran di dunia maya, dengan banyak netizen yang mengungkapkan keterkejutannya. "Itu sangat menakutkan. Genteng-genteng ini seperti tahu. Jika ini terjadi di zaman kuno, kepala-kepala akan terpenggal," tulis seorang pengguna media sosial Weibo.

Awalnya dibangun pada 1375 selama Dinasti Ming, Menara Gendang Fengyang memiliki panggung yang ditinggikan dan struktur atas. Bagian dasarnya ditetapkan sebagai peninggalan budaya utama di Anhui pada 1989.

Bangunan aslinya sebagian hancur selama Dinasti Qing pada 1853 dan kemudian dibangun kembali pada 1995. Menurut biro tersebut, menara tersebut telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan, dengan genteng dan atap yang mengalami kerusakan sejak 2017.

Proyek restorasi diluncurkan pada Februari 2023, dengan konstruksi berlangsung dari bulan September 2023 hingga Maret 2024.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia