Jumat, 15 Mei 2026

Trump Sebut Konflik Iran-Israel Dapat dengan Mudah Diakhiri

Penulis : Prisma Ardianto
15 Jun 2025 | 16:10 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

DUBAI, investor.id – Konflik antara Iran dan Israel kian memanas setelah masing-masing pihak melancarkan serangan balasan. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut konflik antara Iran dan Israel dapat dengan mudah diakhiri, sembari memperingatkan Iran agar tidak menyerang target AS mana pun.

Melansir Reuters pada Minggu (15/6/2025), Trump melalui platform Truth Social menyampaikan, jika AS diserang oleh Iran, maka angkatan bersenjata AS akan membalas dengan kekuatan penuh. AS akan menyerang Iran pada tingkat yang belum pernah dilihat sebelumnya.

“Namun, kita dapat dengan mudah mencapai kesepakatan antara Iran dan Israel, dan mengakhiri konflik berdarah ini,” ungkap Trump, meskipun tidak memberikan rincian mengenai kemungkinan kesepakatan apa pun.

ADVERTISEMENT

Israel dan Iran melancarkan serangan baru satu sama lain pada Minggu malam. Tim penyelamat Israel menyisir puing-puing bangunan tempat tinggal yang hancur akibat serangan, menggunakan senter dan anjing pelacak untuk mencari korban selamat setelah sedikitnya 10 orang, termasuk anak-anak, tewas, kata pihak berwenang.

Militer Israel memperingatkan warga Iran yang tinggal di dekat fasilitas senjata untuk mengungsi, sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan serangan Israel sejauh ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan dilihat Iran dalam beberapa hari mendatang.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan serangan Israel, yang dimulai pada hari Jumat, ditujukan untuk menyabotase perundingan nuklir dengan AS yang akan dilanjutkan di Oman pada hari Minggu. Perundingan saat ini telah batal.

Ia mengatakan serangan Israel mendapat dukungan dari AS dan bahwa Iran bertindak hanya untuk membela diri. Araqchi sebelumnya mengatakan perundingan Oman tidak dapat dilaksanakan selama Iran menjadi sasaran serangan “biadab” Israel.

Adapun Israel berdalih bahwa tujuan operasi itu adalah untuk menghentikan Iran mengembangkan senjata atom dan melumpuhkan kemampuan rudal balistiknya. Para pejabat mengakui serangan militer itu tidak mungkin menghentikan sepenuhnya program nuklir Iran dan menyuarakan harapan bahwa serangan itu akan mengarah pada kesepakatan AS-Iran yang komprehensif.

Dari sisi Iran, otoritas setempat menyatakan bahwa 78 orang tewas pada hari pertama operasi Israel. Jumlah korban bertambah pada hari kedua, termasuk 60 orang ketika sebuah rudal menjatuhkan blok apartemen 14 lantai di Teheran, dimana 29 orang yang tewas adalah anak-anak.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia