Israel dan Iran Saling Serang Hari Ketiga, Ratusan Tewas
JAKARTA, investor.id — Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Iran untuk hari ketiga berturut-turut pada Minggu (15/6/2025) waktu setempat, dan mengancam akan menggunakan kekuatan yang lebih besar. Beberapa rudal Iran dilaporkan berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel dan menghantam bangunan di jantung negara tersebut.
Dikutip dari CNBC Internasional, rencana pembicaraan terkait program nuklir Iran yang sebelumnya dianggap sebagai peluang deeskalasi dibatalkan.
Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada Associated Press bahwa Presiden Donald Trump baru-baru ini memveto rencana Israel untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menandakan seberapa jauh Israel bersedia bertindak.
Serangan Israel dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 406 orang dan melukai 654 lainnya di Iran, menurut kelompok HAM Human Rights Activists yang berbasis di Washington. Namun, pemerintah Iran belum merilis data resmi korban.
Ketegangan meningkat sejak serangan mendadak Israel pada Jumat (13/6/2025) yang menghantam fasilitas nuklir dan militer Iran, menewaskan sejumlah jenderal dan ilmuwan nuklir. Kedua pihak tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur.
Iran menyatakan dua kilang minyaknya diserang, menimbulkan kekhawatiran bahwa infrastruktur energi Iran yang telah dikenai sanksi berat akan menjadi sasaran berikutnya, berpotensi mengguncang pasar global. Militer Israel bahkan memperingatkan warga Iran agar menjauhi pabrik-pabrik senjata, menandakan perluasan kampanye serangan.
Israel menyebut serangan tersebut bertujuan mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Kedua negara ini telah lama berseteru. Ledakan mengguncang ibu kota Iran, Teheran, sekitar pukul 12 siang dan kembali terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Di Israel, sirene serangan udara berbunyi pada pukul 16.00 dan kembali pada malam harinya pukul 20.30.
Otoritas Israel melaporkan 14 warganya tewas sejak Jumat, dan 390 lainnya terluka. Iran telah menembakkan lebih dari 270 rudal, 22 di antaranya berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis milik Israel. Bandara utama Israel dan wilayah udaranya tetap ditutup untuk hari ketiga.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan, jika Israel menghentikan serangannya, maka Iran pun akan menghentikan respons militernya. Namun, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam dukungan AS terhadap Israel, dan menegaskan jika ‘aksi permusuhan’ Israel berlanjut, maka tanggapan Iran akan ‘lebih tegas dan keras’.
Sementara itu, Trump menegaskan bahwa AS ‘tidak terlibat’ dalam serangan tersebut, dan menyebut satu-satunya jalan untuk menghindari kehancuran lebih lanjut adalah dengan menyepakati perjanjian nuklir baru.
Masjid Tempat Berlindung
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






