Jumat, 15 Mei 2026

Iran Desak Trump Agar Israel Hentikan Perang

Penulis : Grace El Dora
16 Jun 2025 | 23:54 WIB
BAGIKAN
Para pria melihat pemandangan kota setelah serangan Israel di Teheran, Iran, Jumat (13/6/2025). (Foto: Bloomberg)
Para pria melihat pemandangan kota setelah serangan Israel di Teheran, Iran, Jumat (13/6/2025). (Foto: Bloomberg)

DUBAI, investor.id –  Pemerintah Iran meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (16/6/2025) untuk memaksa Israel menghentikan tembakan sebagai satu-satunya cara untuk mengakhiri perang udara yang telah berlangsung selama empat hari. Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya berada di "jalan menuju kemenangan".

Pasukan Israel meningkatkan pemboman mereka terhadap kota-kota Iran, sementara Iran terbukti mampu menembus pertahanan udara Israel dengan salah satu serangan rudal balasannya yang paling sukses sejauh ini.

"Jika Presiden Trump sungguh-sungguh tentang diplomasi dan tertarik untuk menghentikan perang ini, langkah selanjutnya akan menjadi konsekuensinya," unggah Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araqchi pada platform media sosial X.

ADVERTISEMENT

"Israel harus menghentikan agresinya, dan jika tidak ada penghentian total agresi militer terhadap kami, tanggapan kami akan terus berlanjut. Hanya perlu satu panggilan telepon dari Washington untuk membungkam seseorang seperti Netanyahu. Itu mungkin membuka jalan bagi kembalinya diplomasi," tukasnya.

Sumber-sumber Reuters mengatakan pemerintah Iran telah meminta Qatar, Arab Saudi, dan Oman untuk menekan Trump agar menggunakan pengaruhnya terhadap Israel guna menyetujui gencatan senjata segera. Sebagai balasannya, Iran akan menunjukkan fleksibilitas dalam negosiasi nuklir, kata dua sumber Iran dan tiga sumber regional.

PM Netanyahu mengatakan kepada pasukan Israel di sebuah pangkalan udara, soal Israel yang sedang dalam perjalanan untuk mencapai dua tujuan utamanya yaitu menghapus program nuklir Iran dan menghancurkan misilnya. "Kami berada di jalur menuju kemenangan. Kami memberi tahu warga Teheran (yaitu) 'Evakuasi'. Dan kami mengambil tindakan," tegasnya.

Putus Asa

Israel melancarkan perang udaranya pada Jumat (13/6/2025) dengan serangan mendadak yang menewaskan hampir seluruh eselon atas komandan militer Iran dan ilmuwan nuklir terkemukanya. Israel mengatakan sekarang telah menguasai wilayah udara Iran dan bermaksud untuk meningkatkan kampanyenya dalam beberapa hari mendatang.

Pembalasan Iran adalah pertama kalinya dalam beberapa dekade perang bayangan dan konflik proksi di mana misil yang ditembakkan dari Iran telah menembus pertahanan Israel dalam jumlah yang signifikan. Serangan balasan menewaskan warga Israel di rumah-rumah mereka.

Otoritas Iran mengatakan lebih dari 224 warga Iran telah tewas, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil. Media menerbitkan gambar anak-anak, wanita, dan orang tua yang terluka dari kota-kota di seluruh negeri.

Siaran televisi pemerintah memperlihatkan gedung-gedung kepresidenan yang runtuh, mobil-mobil yang terbakar, dan jalan-jalan yang hancur di Teheran. Banyak penduduk berusaha melarikan diri dari ibu kota, menggambarkan antrean untuk mengisi bensin dan mesin ATM yang kehabisan uang.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia