Jumat, 15 Mei 2026

Mentan Amran Sebut Rusia Siap Investasi JV Pabrik Pupuk Indonesia

Penulis : Muhammad Farhan
24 Jun 2025 | 18:58 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman selepas acara pengukuhan pengurus baru Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Jakarta, Minggu (22/6/2025). (Foto: B-Universe/ Muhammad Farhan)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman selepas acara pengukuhan pengurus baru Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Jakarta, Minggu (22/6/2025). (Foto: B-Universe/ Muhammad Farhan)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan Rusia siap berinvestasi untuk membangun pabrik pupuk di Indonesia. Amran mengatakan hal tersebut, sembari mengabarkan hasil diskusinya selama satu jam dengan Menteri Pertanian Federasi Rusia, Oksana Nikolaevna Lut, dalam agenda lawatan kunjungan Presiden Prabowo ke negara Beruang Merah tersebut. 

Mentan mengatakan, investasi tersebut akan dibentuk dalam skema joint venture. Adapun kerja sama yang dimaksud, lanjut Amran, dilaksanakan secara kolaboratif. "Kita mengharapkan ke depan kita bangun pabrik pupuk dalam bentuk joint venture (usaha patungan/ JV), kolaborasi Indonesia dengan Rusia," ungkap Mentan Amran selepas acara pengukuhan pengurus baru Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Menurut Mentan Amran, investasi pupuk tersebut akan dilaksanakan dengan tujuan keuntungan bersama antara Indonesia dan Rusia. Ia menyebutkan pupuk yang diproduksi tidak hanya diperuntukkan bagi Indonesia atau Rusia semata, namun juga ke negara-negara lainnya. 

ADVERTISEMENT

"Kalau itu terjadi, bukan saja pupuk untuk Rusia dan Indonesia, tetapi itu juga untuk negara lain," ungkap Amran. 

Dalam lawatan ke Rusia, Mentan Amran mengatakan dirinya berdiskusi dengan Mentan Rusia membahas empat hal. Salah satu yang utama yaitu kesepakatan ekspor minyak sawit mentah Indonesia ke Rusia, sementara timbal baliknya, Indonesia menerima impor daging sapi.

"Kami dapat undangan khusus dari Menteri Pertanian Rusia, bulan Oktober. Kita akan kerjasama, kami minta ekspor CPO kita meningkat dari Indonesia ke Rusia," ujarnya. 

Adapun selain itu, Amran menuturkan Rusia juga siap berkolaborasi di bidang teknologi guna mengembangkan pendekatan tradisional menuju modernisasi pertanian. 

"Kemudian juga mereka menawarkan ekspor daging, kita impor daging dari Rusia ke Indonesia. Kita kolaborasi empat hal itu kita tekankan kemarin, dan kami diskusi kurang lebih satu jam dengan Menteri Pertanian Rusia," ucap Amran.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 55 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia