Jumat, 15 Mei 2026

Kontraksi Manufaktur China Tanda Deflasi Ekonomi 

Penulis : Grace El Dora
30 Jun 2025 | 09:29 WIB
BAGIKAN
Seorang pria mengendarai skuter melewati area tengah distrik baru Qianhai yang telah selesai dibangun di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China pada 25 Agustus 2023. (Foto: REUTERS/David Kirton/File Foto)
Seorang pria mengendarai skuter melewati area tengah distrik baru Qianhai yang telah selesai dibangun di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China pada 25 Agustus 2023. (Foto: REUTERS/David Kirton/File Foto)

BEIJING, investor.id – Kontraksi manufaktur China menunjukkan deflasi ekonomi negara tersebut. Aktivitas manufaktur Negara Tirai Bambu berkontraksi selama tiga bulan berturut-turut pada Juni 2025, menurut survei resmi yang dirilis pada Senin (30/6/2025). Angka ini memicu harapan akan lebih banyak stimulus dari pemerintah untuk meredam dampak dari gangguan perdagangan yang sedang berlangsung.

Indeks manajer pembelian (PMI) resmi sedikit membaik menjadi 49,7 pada Juni dari 49,5 pada Mei 2025 tetapi tetap di bawah angka acuan 50 yang memisahkan ekspansi dari kontraksi. Angka tersebut sejalan dengan perkiraan analis sebesar 49,7 dalam jajak pendapat Reuters.

PMI nonmanufaktur, yang mencakup jasa dan konstruksi, naik menjadi 50,5 dari 50,3 pada Mei 2025. Produsen China telah bergulat dengan perang harga yang semakin dalam di tengah kelebihan pasokan dan permintaan konsumen yang lesu, diperburuk oleh tarif Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi, mengerdilkan ekspornya ke pasar konsumsi terbesar di dunia.

ADVERTISEMENT

Pengiriman negara itu ke AS anjlok 34,5% pada Mei 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan lebih dari 21% pada April 2025, karena eksportir beralih ke pasar alternatif untuk menghindari tarif tiga digit yang sangat tinggi yang telah berlaku sebentar sebelum dicabut pada pertengahan Mei 2025.

Perdana Menteri (PM) China Li Qiang membahas hal ini dalam sebuah pidato di forum ekonomi utama di Tianjin, minggu lalu. Ia menyampaikan, pemerintah China sedang meningkatkan upaya untuk meningkatkan permintaan domestik yang akan menjadikan China sebagai apa yang disebutnya sebagai pusat konsumsi.

Indeks harga konsumen (CPI) juga telah terperosok dalam deflasi tahun ini, turun 0,1% pada Mei 2025 dari tahun sebelumnya.

Sebuah pengukur harga grosir, atau indeks harga produsen (PPI), mengalami penurunan terbesar sejak Juli 2023 pada Mei 2025, memperdalam deflasi yang telah membahayakan sektor manufaktur selama lebih dari dua tahun. Keuntungan perusahaan industri China anjlok 9,1% pada Mei 2025, penurunan tertajam mereka dalam tujuh bulan.

Pada Jumat (27/6/2025), Kementerian Perdagangan China mengatakan otoritas telah mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS mengenai perincian lebih lanjut dari kerangka kerja perdagangan yang ada. Pihaknya mencatat, pemerintah China akan meninjau dan menyetujui aplikasi yang memenuhi syarat untuk ekspor barang-barang yang dikendalikan, sementara AS akan membatalkan serangkaian tindakan pembatasan terhadap China.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 51 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia