Kontraksi Manufaktur China Tanda Deflasi Ekonomi
Pernyataan tersebut dipandang sebagai tanda yang menggembirakan soal pembicaraan perdagangan bilateral yang sedang berlangsung. Namun para ekonom memperingatkan kurangnya perincian telah meninggalkan banyak keraguan, termasuk kriteria apa yang akan digunakan pemerintah China untuk mengevaluasi aplikasi untuk mengekspor magnet tanah jarang.
"Hal itu menggarisbawahi betapa sulit dan terperincinya pembicaraan perdagangan itu," kata Wendy Cutler selaku wakil presiden di Asia Society Policy Institute, seperti dikutip CNBC internasional, Senin. Perkembangan terbaru, kata Cutler, mengisyaratkan kedua belah pihak bekerja untuk memastikan kesepakatan awal yang disepakati di Jenewa dilaksanakan dengan itikad baik.
Dalam pernyataan terpisah selama akhir pekan, Kementerian Perdagangan menegaskan kembali penentangannya terhadap negara-negara lain yang mencari keringanan tarif dengan AS dalam kesepakatan apa pun yang akan mengorbankan kepentingan China. "Jika situasi seperti itu terjadi, China tidak akan menerimanya dan akan mengambil tindakan tegas untuk melindungi hak dan kepentingannya yang sah," ungkap pernyataan itu.
Sebuah survei swasta tentang aktivitas manufaktur China yang dilakukan oleh Caixin Media dan S&P Global akan dirilis besok, Selasa (1/7/2025), yang diperkirakan akan sedikit membaik menjadi 49 pada Juni 2025 dari 48,3 pada bulan sebelumnya, menurut jajak pendapat Reuters.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






