Jumat, 15 Mei 2026

Khamenei Sebut Trump Besar-besarkan Dampak Serangan AS ke Pusat Nuklir Iran

Penulis : Grace El Dora
30 Jun 2025 | 21:17 WIB
BAGIKAN
Kombinasi foto ini menunjukkan (dari kiri) PM Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald Trump, dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: AP)
Kombinasi foto ini menunjukkan (dari kiri) PM Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald Trump, dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: AP)

ISTANBUL, investor.id – Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menuduh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membesar-besarkan keberhasilan serangan militer AS ke fasilitas nuklir Iran baru-baru ini. "Presiden Amerika melebih-lebihkan peristiwa ini dengan cara yang tidak biasa, dan ternyata dia memang perlu membesar-besarkan hal itu," ungkap Khamenei di platform media sosial X.

"Siapa pun yang mendengar kata-kata itu akan mengerti bahwa di balik pernyataan tersebut ada kebenaran lain. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa dan membesar-besarkan (peristiwa itu) untuk menutupi kenyataan,” bebernya seperti dikutip Anadolu pada Senin (30/6/2025).

Sebelumnya dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan serangan AS telah menghancurkan kemampuan nuklir Iran. "Itu 12 hari yang sangat intens. Sangat, sangat intens," tukasnya.

ADVERTISEMENT

Konflik di Timur Tengah meletus pada 13 Juni 2025 setelah Israel melancarkan serangan udara terhadap sejumlah fasilitas militer, nuklir, dan sipil di Iran. Serangan itu menewaskan sedikitnya 606 orang dan melukai 5.332 orang lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Iran.

Pemerintah AS kemudian ikut menyerang fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan yang memicu eskalasi konflik.

Iran membalas serangan Israel dengan meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone), yang menewaskan sedikitnya 29 jiwa dan melukai lebih dari 3.400 orang, menurut Israel. Konflik tersebut akhirnya dihentikan lewat kesepakatan gencatan senjata yang disponsori AS dan mulai berlaku pada 24 Juni.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia