Khamenei Sebut Trump Besar-besarkan Dampak Serangan AS ke Pusat Nuklir Iran
ISTANBUL, investor.id – Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menuduh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membesar-besarkan keberhasilan serangan militer AS ke fasilitas nuklir Iran baru-baru ini. "Presiden Amerika melebih-lebihkan peristiwa ini dengan cara yang tidak biasa, dan ternyata dia memang perlu membesar-besarkan hal itu," ungkap Khamenei di platform media sosial X.
"Siapa pun yang mendengar kata-kata itu akan mengerti bahwa di balik pernyataan tersebut ada kebenaran lain. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa dan membesar-besarkan (peristiwa itu) untuk menutupi kenyataan,” bebernya seperti dikutip Anadolu pada Senin (30/6/2025).
Sebelumnya dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan serangan AS telah menghancurkan kemampuan nuklir Iran. "Itu 12 hari yang sangat intens. Sangat, sangat intens," tukasnya.
Konflik di Timur Tengah meletus pada 13 Juni 2025 setelah Israel melancarkan serangan udara terhadap sejumlah fasilitas militer, nuklir, dan sipil di Iran. Serangan itu menewaskan sedikitnya 606 orang dan melukai 5.332 orang lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Iran.
Pemerintah AS kemudian ikut menyerang fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan yang memicu eskalasi konflik.
Iran membalas serangan Israel dengan meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone), yang menewaskan sedikitnya 29 jiwa dan melukai lebih dari 3.400 orang, menurut Israel. Konflik tersebut akhirnya dihentikan lewat kesepakatan gencatan senjata yang disponsori AS dan mulai berlaku pada 24 Juni.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






