Turki Geram Soal Rencana Israel Caplok Tepi Barat
ISTANBUL, investor.id – Turki geram dan menolak keras seruan politisi Israel dan kabinet Israel untuk menganeksasi Tepi Barat Palestina. "Pernyataan demikian adalah indikasi nyata bahwa kebijakan permukiman Israel melanggar hukum internasional seperti juga upaya menjadikannya permukiman permanen," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Turki pada Kamis (3/7/2025).
Seruan tidak bertanggung jawab mengenai aneksasi ini disampaikan otoritas Israel pada periode ketika inisiatif gencatan senjata sedang diupayakan. Pemerintah Turki menilai Israel telah mengabaikan prinsip-prinsip solusi yang telah ditempuh masyarakat internasional selama bertahun-tahun.
Intervensi sistematis Israel di wilayah Palestina dan praktik-praktik yang bertujuan menggusur rakyat Palestina telah secara jelas semakin memperdalam kerapuhan di kawasan tersebut, kata pernyataan itu seperti dlkutip Anadolu, Kamis. Untuk itu, kementerian mengulangi seruan pemerintah Turki mengakui hak-hak sah rakyat Palestina dan berdirinya negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya guna mewujudkan perdamaian abadi, rasa saling percaya, dan stabilitas di Timur Tengah.
Sebelumnya, sebanyak 14 anggota kabinet dari Partai Likud yang dipimpin pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu, pada Rabu (2/7/2025), mendesak perdana menteri untuk segera mencaplok Tepi Barat yang merupakan wilayah pendudukan.
Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Netanyahu dan diunggah oleh kepala urusan keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich di platform X, para penandatangan menuntut pemerintah menerapkan kedaulatan atas Yudea dan Samaria (Tepi Barat) sebelum berakhirnya sesi musim panas Knesset parlemen. Musim panas ini diperkirakan berakhir pada 27 Juli 2025.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






