Jumat, 15 Mei 2026

Trump Umumkan Tarif Baru 14 Negara Mulai 1 Agustus, termasuk Indonesia

Penulis : Indah Handayani
8 Jul 2025 | 04:32 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump . (Foto: AP/ Jacquelyn Martin)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump . (Foto: AP/ Jacquelyn Martin)

JAKARTA, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengguncang perdagangan global dengan kebijakan tarif impor terbaru. Mulai 1 Agustus 2025, sebanyak 14 negara akan dikenakan tarif tinggi atas barang impornya ke AS, dengan besaran tarif mulai dari 25% hingga 40%.

Dikutip dari CNBC internasional, dalam serangkaian unggahan di platform Truth Social pada Senin (7/7/2025), Trump mempublikasikan surat formil yang ditujukan kepada para pemimpin negara-negara tersebut, termasuk Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Kazakhstan, Afrika Selatan, Laos, Myanmar, Bosnia, Tunisia, Bangladesh, Serbia, Kamboja, dan Thailand.

Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampak signifikan dengan tarif baru sebesar 32%, naik tajam dari tarif sementara 10% yang diberlakukan sejak April lalu. Namun, tarif tersebut tidak berubah dari yang telah diumumkan pada April lalu.

ADVERTISEMENT

Negara-negara lain yang juga dikenai tarif tinggi antara lain Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Tunisia, Kazakhstan sebesar 25%. Sedagkan Afrika Selatan dan Bosnia 30%, Bangladesh dan Serbia 35%, Kamboja dan Thailand 36%, serta Laos dan Myanmar 40%.

Trump Umumkan Tarif Baru 14 Negara Mulai 1 Agustus, termasuk Indonesia
Tarif Impor AS per 7 Juli

Trump menegaskan, tarif ini bisa saja berubah, tergantung pada ‘hubungan perdagangan’ masing-masing negara dengan AS. Dalam suratnya, Trump juga memperingatkan agar negara-negara tersebut tidak memberlakukan tarif balasan. Jika itu terjadi, AS akan menaikkan lagi tarifnya sebesar angka yang sama.

Kebijakan ini langsung berdampak negatif ke pasar keuangan AS. Indeks Dow Jones ditutup turun 422 poin (0,94%) ke level 44.406, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 0,79% dan 0,92%.

Tarif Transshipping

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 22 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia