Tembaga 50%, Baja 25%, Ini Arti Tarif Trump bagi Hubungan Perdagangan Global
JAKARTA, investor.id – Mitra dagang Amerika Serikat (AS) bersiap menghadapi serangkaian kenaikan tarif minggu ini, tetapi tenggat waktu penerapannya telah tiba dan berlalu karena Presiden AS Donald Trump kembali menundanya hingga Agustus 2025. Tetapi Trump mengumumkan bea masuk baru untuk tembaga dan meningkatkan pungutan untuk Kanada dan Brasil.
Berikut ringkasan tarif yang diberlakukan Trump dalam masa jabatan keduanya sebagai presiden dalam upayanya untuk merombak hubungan perdagangan global. Dengan tarif tembaga 50% dan baja 25%, ini arti tarif Trump bagi hubungan perdagangan global.
Tarif Global
Tarif "timbal balik" AS akan melonjak dari 10% ke berbagai tingkat yang lebih tinggi untuk puluhan negara mulai 1 Agustus 2025, termasuk Uni Eropa (UE) dan Jepang. Kenaikan tarif tersebut seharusnya berlaku pada 9 Juli 2025, tetapi Trump menundanya, menandai penundaan kedua sejak pengumuman mengejutkan mereka pada April 2025.
Pada April 2025, Trump juga mengenakan tarif dasar sebesar 10% kepada sebagian besar mitra dagang yang kini masih berlaku. Sejak itu, ia mulai mengeluarkan surat yang menetapkan tarif di atas 10% untuk masing-masing negara, termasuk Brasil, yang memiliki defisit perdagangan dengan AS dan tidak termasuk dalam daftar awal tarif resiprokal yang lebih tinggi.
Hanya Inggris dan Vietnam yang telah mencapai kesepakatan perdagangan awal dengan AS, keduanya masih menerapkan tarif, sementara China berhasil menurunkan tarif balasan untuk sementara.
Produk-produk tertentu seperti farmasi, semikonduktor, dan kayu dikecualikan dari tarif ini. Tetapi mungkin barang-barang ini akan menghadapi tindakan terpisah, seperti yang telah terjadi pada baja, aluminium, dan segera tembaga. Emas dan perak, bersama dengan komoditas energi, juga dikecualikan.
Beberapa negara juga telah dikecualikan, termasuk negara-negara tetangga AS yaitu Kanada dan Meksiko yang telah menjadi sasaran terpisah terkait imigrasi ilegal dan fentanil, juga Rusia.
Kanada dan Meksiko
Produk-produk Kanada dan Meksiko dikenakan tarif AS sebesar 25% tak lama setelah Trump kembali menjabat tahun ini, dengan tarif yang lebih rendah untuk energi Kanada.
Namun, negosiasi perdagangan berjalan alot. Pada Kamis (10/7/2025) Trump mengumumkan barang-barang Kanada akan dikenakan bea masuk yang lebih tinggi sebesar 35% mulai 1 Agustus 2025.
Produk-produk yang masuk ke AS di bawah pakta perdagangan bebas Amerika Utara USMCA, yang mencakup sebagian besar produk, diperkirakan akan tetap dikecualikan. Sedangkan sumber daya energi dan kalium Kanada, yang digunakan sebagai pupuk, masih akan dikenakan tarif yang lebih rendah.
Fokus China
Trump juga secara khusus menargetkan China. Dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini terlibat dalam perang tarif yang semakin intensif tahun ini sebelum akhirnya menarik diri sementara.
Kedua belah pihak pernah mengenakan bea masuk tiga digit satu sama lain, tingkat yang secara efektif digambarkan sebagai embargo perdagangan. Setelah perundingan tingkat tinggi, pemerintah AS menurunkan bea masuknya terhadap barang-barang China menjadi 30% dan pemerintah Negara Tirai Bambu tersebut memangkas bea masuknya sendiri menjadi 10% dengan jeda yang akan berakhir pada pertengahan Agustus 2025.
Tingkat tarif AS lebih tinggi karena mencakup tarif 20% atas dugaan peran China dalam perdagangan fentanil global.
Selain tarif yang ekspansif untuk produk China, Trump memerintahkan penutupan pembebasan bea masuk untuk paket bernilai rendah dari negara tersebut. Hal ini menambah biaya impor barang-barang seperti pakaian dan elektronik kecil.
Mobil, Logam
Trump telah menargetkan sektor bisnis individual, mengenakan pungutan sebesar 25% untuk impor baja dan aluminium yang kemudian ia gandakan menjadi 50%.
Pada Rabu (9/7/2025), Trump mengumumkan rencana tarif 50% untuk impor tembaga mulai 1 Agustus 2025. Ia juga telah meluncurkan tarif 25% untuk mobil impor, meskipun mobil yang masuk melalui USMCA dapat memenuhi syarat untuk tarif yang lebih rendah.
Tarif otomotif Trump juga berdampak pada suku cadang kendaraan, meskipun presiden telah mengeluarkan aturan untuk memastikan produsen mobil yang membayar tarif kendaraan tidak akan dikenakan bea masuk tertentu lainnya. Ia juga sedang melakukan investigasi terhadap impor kayu, semikonduktor, farmasi, dan mineral penting yang dapat mengakibatkan pengenaan bea masuk lebih lanjut.
Baca Juga:
Prabowo Berniat Temui Trump Bahas TarifTantangan Hukum
Tarif Trump yang luas telah menghadapi tantangan hukum. Pengadilan Perdagangan Internasional AS pada Mei 2025 memutuskan Trump telah melampaui wewenangnya dengan mengenakan pungutan global secara menyeluruh.
Pengadilan tersebut memblokir banyak bea masuk untuk diberlakukan, yang memicu gugatan dari pemerintahan Trump. Pengadilan banding federal AS telah mengizinkan bea masuk ini tetap berlaku sementara kasus tersebut dipertimbangkan.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






